- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Wagub Jateng Kunjungi Masjid Bersejarah Terbakar di Boyolali

Keterangan Gambar : Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen mengunjungi Masjid Jami' Jalaluddin Masrosyid Desa Kendel, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali yang terbakar beberapa waktu lalu.
Boyolali, infojateng.id – Masjid Jami' Jalaluddin Masrosyid Desa Kendel, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali yang terbakar beberapa waktu lalu mendapatkan atensi serius dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.
Sebab,
masjid tersebut dinilai merupakan bangunan bersejarah bagi warga Desa Kendel.
Pada
Kamis, 26 Maret 2026 siang, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini bersama
istrinya Nawal Arafah Yasin, mengunjungi masjid tersebut. Mereka bertemu warga
untuk menyalurkan sejumlah bantuan.
Baca Lainnya :
- Demak Buka Uji Kompetensi Pelatihan Digital Marketing dan Pemandu, Catat Tanggalnya0
- Curhatan Difabel di Hadapan Wagub, Sulit Bantuan Hingga Minta Bantuan ke Luar Negeri0
- Pastikan Pelayanan Sudah Aktif, Bupati Arief Sidak Pascalibur Lebaran0
- ASN Pemkab Blora Awali Kerja dengan Halalbihalal Pascalibur Lebaran 20260
- Pemkab Cilacap Gelar Apel Bersama dan Halalbihalal Idulfitri0
Masjid
berukuran 20 x 40 meter tersebut terbakar hebat pada Kamis dini hari, 19 Maret
2026 sekitar pukul 03.30 WIB.
Kebakaran
diduga akibat korsleting listrik yang dengan cepat melalap bangunan berbahan
kayu. Kini, hanya tersisa bagian tempat wudlu yang terbuat dari tembok.
Untuk
sementara waktu, warga mendirikan tenda darurat di pelataran masjid sebagai
tempat beribadah. Kondisi ini dilakukan agar aktivitas keagamaan tetap berjalan
meski fasilitas utama belum dapat digunakan.
Tak
hanya masjid, bangunan Madrasah Diniyah Raudhatul Ihsan yang berada di
belakangnya juga ikut terdampak.
Bagian
atap madrasah mengalami kerusakan parah, sehingga mengganggu aktivitas belajar
mengajar para santri.
Kepala
Desa Kendel, Kusmanto Hadikusumo Wijoyodiningrat, mengaku bersyukur atas
kehadiran langsung Gus Yasin di wilayahnya yang tergolong terpencil.
Menurutnya,
kehadiran Wagub Jateng ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat
pelosok.
“Beliau
langsung tanggap dan langsung menuju lokasi sendiri. Ya, alhamdulillah beliau
berkenan hadir di dukuh yang sangat terpencil dan pelosok ini. Kami bersyukur
sekali," ujar Kusmanto.
Ia
menambahkan, dalam kunjungan tersebut, Gus Yasin tidak sekadar memberikan
bantuan, tetapi juga menawarkan solusi konkret.
Bahkan,
untuk perbaikan atap madrasah, Wagub langsung berinisiatif membantu dengan
menghubungi rekan kontraktornya.
Perbaikan
atap madrasah diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp36 juta. Sementara
untuk pembangunan kembali masjid, pemerintah desa diminta segera menyusun
proposal.
Rencananya,
masjid akan dibangun permanen menggunakan beton dan dibuat dua lantai, dengan
estimasi anggaran mencapai Rp3,7 miliar.
"Beliau
siap all out membantu untuk mewujudkan masjid baru kembali," tuturnya.
Takmir
Masjid, Muhammad Toha, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi secara tiba-tiba
saat sebagian warga masih terlelap.
“Diduga
karena gangguan listrik. Warga tidak mampu memadamkan api, sementara jarak
pemadam cukup jauh, sehingga api sudah terlanjur membesar,” kata Toha.
Senada,
Kepala Madrasah Diniyah Raudhatul Ihsan, Sufyani, menyebut musibah ini menjadi
pukulan berat, mengingat bangunan madrasah baru direnovasi sekitar dua tahun
lalu.
Ia
berharap proses perbaikan bisa segera dilakukan agar kegiatan belajar tidak
terganggu lebih lama.
“Ini
murni musibah. Masjid ini juga sudah sangat tua, lebih dari satu abad, dan
seluruhnya dari kayu jati, sehingga api cepat merambat,” ungkapnya.
Dalam
kesempatan tersebut, Gus Yasin menyalurkan bantuan total Rp80 juta,
masing-masing Rp30 juta dari Baznas Jawa Tengah dan Rp50 juta dari Ketua TP PKK
Jateng, Nawal Arafah Yasin.
Selain
itu, puluhan paket sembako juga dibagikan kepada warga terdampak. (eko/redaksi)











