- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Titipan Saat SPMB

Keterangan Gambar : Penandatanganan pakta integritas dan komitmen jajaran Disdikbudpora dan para sekolah, untuk melaksanakan SPMB sesuai peraturan yang berlaku, di aula Kantor Disdikbudpora di komplek Perkantoran Suwakul, Ungaran Barat, Jumat (8/5/2026) pagi. Dok. Diskominfo Kab Semarang
Ungaran, infojateng.id - Bupati Semarang Ngesti Nugraha menegaskan, tidak ada model titipan siswa dari pihak manapun agar bisa diterima sekolah dasar maupun SMP negeri.
Hal itu ditegaskan pada penandatanganan pakta
integritas dan komitmen jajaran Disdikbudpora dan para sekolah, untuk
melaksanakan sistem penerimaan murid baru (SPMB) sesuai peraturan yang berlaku,
di aula Kantor Disdikbudpora di komplek Perkantoran Suwakul, Ungaran Barat,
Jumat (8/5/2026) pagi.
“Tidak ada titip-titipan, tidak ada pungutan liar,
tidak ada permainan yang lain. Kita berharap nanti fair play, laksanakan sesuai
peraturan yang ada,” tegas Ngesti.
Baca Lainnya :
- Tas Rajut Klaten Tembus Pasar Luar Provinsi0
- Lakon Uwit, Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam dan Kerukunan0
- Gubernur Jateng: Ekonomi Kreatif Harus Bisa Ciptakan Lapangan Kerja0
- Mimpi Buruh Pabrik Miliki Rumah Berkat Program Hunian Subsidi0
- Kuatkan Ekosistem, Nawal Yasin Optimistis UMKM Jateng Kian Mendunia0
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbudpora Kabupaten
Semarang, M Taufiqurrahman menyampaikan, verifikasi dan validasi data SPMB
dimulai 7 Mei 2026. Pendaftaran SPMB pada 2-4 Juni 2026 dan pengumuman pada 6
Juni 2026. Sedangkan pendaftaran ulang siswa yang diterima, pada 8-11 Juni
2026.
Disampaikan, daya tampung siswa SD/MI tercatat 23.065
siswa dari potensi pendaftar 13.865. Sedangkan daya tampung siswa SMP/MTs
16.576 siswa dengan potensi pendaftar 15.474.
“Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025,
penyelenggaraan SPMB harus dilaksanakan secara adil, transparan, objektif,
akuntabel, dan tanpa diskriminasi, dengan pengawasan dari berbagai unsur
perangkat daerah,” jelasnya. (eko/redaksi)











