- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Jembatan Merah Putih Presisi Jabungan Pulihkan Mobilitas Warga
Keterangan Gambar: Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menandatangani prasasti peresmian operasional Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah Jabungan, Kota Semarang, Rabu (8/4/2026).
Semarang, infojateng.id – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut
Hari Wibowo menandatangani prasasti peresmian operasional Jembatan Merah Putih
Presisi di wilayah Jabungan, Kota Semarang, Rabu (8/4/2026).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen
berkelanjutan dalam mendukung kemudahan akses dan kesejahteraan masyarakat,
khususnya bagi warga di lingkungan RW 01 dan RW 02 Jabungan.
Jembatan yang kini berdiri kokoh sepanjang kurang
lebih 50 meter tersebut bukan sekadar infrastruktur penghubung, melainkan
menjadi urat nadi aktivitas bagi sekitar 500 kepala keluarga yang selama ini
bergantung pada akses tersebut.
Sebelumnya, warga harus menghadapi kondisi sulit
setelah jembatan lama terputus akibat banjir. Aktivitas sehari-hari menjadi
terhambat, anak-anak kerap terlambat ke sekolah karena harus menempuh jalur
memutar, hingga warga yang membutuhkan layanan kesehatan harus mengeluarkan
biaya lebih untuk transportasi menuju fasilitas kesehatan terdekat.
Kini, dengan hadirnya Jembatan Merah Putih Presisi,
mobilitas masyarakat kembali lancar. Akses antar wilayah menjadi lebih dekat,
aman, dan efisien, sehingga berdampak langsung pada aktivitas pendidikan,
kesehatan, hingga perekonomian warga.
Lurah Jabungan, Sarwono, mengungkapkan rasa syukur
atas terwujudnya pembangunan jembatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang
diberikan. Jembatan ini bukan hanya soal akses, tetapi juga harapan bagi warga.
Anak-anak bisa berangkat sekolah tepat waktu, dan masyarakat yang membutuhkan
layanan kesehatan dapat menjangkaunya dengan lebih mudah,” ujarnya.
Pembangunan jembatan ini juga melibatkan semangat
gotong royong antara warga, perangkat kelurahan, serta dukungan dan
pendampingan dari kepolisian, sehingga prosesnya dapat berjalan dengan lancar
dan tepat sasaran.
Sementara Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol
Artanto, menyampaikan bahwa kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi merupakan
wujud nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya Polri
untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi
juga memberikan kontribusi nyata terhadap pemulihan dan pembangunan fasilitas
publik yang berdampak langsung bagi kehidupan warga,” jelas Artanto.
Dirinya berharap keberadaan jembatan ini dapat
memberikan manfaat jangka panjang, khususnya dalam mendukung aktivitas
masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun perekonomian.
"Melalui pembangunan infrastruktur ini, diharapkan kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan kesejahteraan bersama," pungkasnya. (eko/redaksi)











