- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Terus Pantau Kondisi Pekerja Migran Asal Jateng

Keterangan Gambar : Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memastikan pemantauan dilakukan secara intensif sejak awal situasi memanas.
Semarang, Infojateng.id — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memantau kondisi pekerja migran Indonesia (PMI) asal Jateng di kawasan Timur Tengah, menyusul meningkatnya eskalasi konflik dalam beberapa waktu terakhir.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memastikan pemantauan dilakukan secara intensif sejak awal situasi memanas.
Wakil Menteri P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi aktif dengan KBRI dan KJRI di negara-negara Timur Tengah. Selain itu, hotline darurat juga telah disebarkan kepada PMI untuk memudahkan koordinasi.
Baca Lainnya :
- Pemprov Jateng Luncurkan ‘Ngopeni Omah Nglakoni Sesarengan’, Strategi Ampuh Tuntaskan Masalah Hunian0
- Gubernur Ahmad Luthfi Relokasi 900 Rumah Korban Tanah Gerak di Tegal Hingga Purbalingga0
- Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Tidak Boleh ada Permainan Harga Pangan Jelang Lebaran 0
- Ikutkan Karyawan Periksa Kesehatan Gratis, Sekda Jateng Apresiasi 53 Perusahaan0
- Perluas Akses Pendidikan, Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati0
“Kita terus pantau dan pastikan komunikasi berjalan. Negara harus hadir dalam kondisi seperti ini,” ujarnya usai bertemu Gubernur di Semarang, Kamis (5/3/2026).
Terkait kemungkinan adanya warga yang terdampak langsung konflik, pihaknya masih melakukan pendataan. Namun sejauh ini, kondisi PMI dan WNI, termasuk jemaah umrah, dilaporkan masih aman.
Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan komitmen Pemprov Jateng dalam melindungi warganya di luar negeri. Jika situasi memburuk, pihaknya siap berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk melakukan pemulangan.
“Kalau memang perlu dipulangkan, akan segera kami tindak lanjuti,” tegasnya.
Pemprov Jateng juga terus menangani berbagai persoalan PMI, termasuk kasus pekerja bermasalah di luar negeri, melalui koordinasi lintas kementerian. (one/redaksi)











