- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Korban Kebakaran di Rowosari Dapat Bantuan dari Bupati
Keterangan Gambar: Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat mengunjungi dan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran, di Desa Bulak, Kecamatan Rowosari, Sabtu (11/4/2026). Dok. Diskominfo Kendal
Kendal, infojateng.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal bergerak cepat memberikan penanganan dan bantuan kepada warga terdampak kebakaran, di Desa Bulak, Kecamatan Rowosari, Sabtu (11/4/2026).
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari
menyampaikan, kunjungan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran
pemerintah daerah, dalam memastikan kondisi para korban.
Kunjungan bupati itu sekaligus
menyerahkan bantuan darurat pascakejadian kebakaran yang menimpa rumah milik
Istikharoh (56) dan Abdul Rozak (45), warga Desa Bulak RT 2 RW 1, Kecamatan
Rowosari.
“Kami bersama Dinas Sosial, Baznas, dan
Palang Merah Indonesia (PMI) hadir secepat mungkin untuk memastikan kondisi
korban, sekaligus menyalurkan bantuan awal berupa kebutuhan pokok, perlengkapan
rumah tangga, serta bantuan tunai,” ujar bupati.
Disampaikan, sebagai langkah lanjutan,
pihaknya akan bersinergi dengan Baznas, untuk melakukan asesmen terhadap
kondisi korban, khususnya terhadap rumah milik Istikharoh yang ludes terbakar,
guna membantu proses pembangunan kembali.
Pada kesempatan itu, bupati mengimbau
masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama
yang disebabkan oleh instalasi listrik.
Sementara Kepala Desa Bulak, Zaenal
Alimin menjelaskan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik yang
berasal dari meteran listrik di rumah salah satu korban.
“Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat
10 April 2026 sekitar pukul 10.15 WIB, saat kedua pemilik rumah tidak berada di
lokasi. Dugaannya, ada konsleting listrik, sehingga terjadilah kebakaran,”
tutur Zaenal.
Dirinya menyampaikan terima kasih, atas
langkah cepat Pemkab Kendal dan seluruh pihak terkait, dalam memberikan bantuan
dan perhatian kepada warga terdampak, serta berharap dukungan lanjutan dapat
membantu proses pemulihan para korban. (eko/redaksi)











