- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Melalui Embung Plosorejo Sragen, Gubernur Ahmad Luthfi Berharap Petani Bisa Panen 3 Kali

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan Embung Plosorejo di Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Rabu (4/3/2026).
Sragen, Infojateng.id — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan Embung Plosorejo di Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Rabu (4/3/2026). Keberadaan embung ini diharapkan mampu menjamin pasokan air irigasi bagi sekitar 50 hektare lahan pertanian.
Dengan dukungan air yang cukup, petani ditargetkan bisa meningkatkan masa tanam hingga tiga kali dalam setahun.
Dalam sambutannya, Luthfi menegaskan pentingnya air dalam sektor pertanian. Menurutnya, ketersediaan air menjadi kunci utama keberhasilan panen.
Baca Lainnya :
- Wagub Taj Yasin Siap Tutup Tambang Pasir di Banyumas Usai Terima Keluhan Banjir Lumpur0
- Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Terus Pantau Kondisi Pekerja Migran Asal Jateng 0
- Pemprov Jateng Luncurkan ‘Ngopeni Omah Nglakoni Sesarengan’, Strategi Ampuh Tuntaskan Masalah Hunian0
- Gubernur Ahmad Luthfi Relokasi 900 Rumah Korban Tanah Gerak di Tegal Hingga Purbalingga0
- Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Tidak Boleh ada Permainan Harga Pangan Jelang Lebaran 0
“Pertanian itu kuncinya air. Karena itu embung kita bangun untuk menampung air hujan, agar saat kemarau tetap bisa mengairi sawah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan embung merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan air baku sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Embung Plosorejo menjadi embung ketiga yang diresmikan Pemprov Jateng pada awal 2026, setelah sebelumnya Embung Karangjati di Blora dan Embung Geblog di Temanggung.
Gubernur juga mengajak masyarakat untuk ikut merawat embung agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Harus dijaga bersama, kebersihannya dirawat, supaya bisa terus mendukung pertanian dan kesejahteraan warga,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Jateng Henggar Budi Anggoro menjelaskan, pembangunan embung ini merupakan usulan masyarakat sejak 2018. Fungsinya untuk memenuhi kebutuhan air baku dan irigasi, terutama saat musim kemarau.
Embung yang dibangun dengan anggaran Rp4,28 miliar dari APBD 2025 ini memiliki kapasitas tampungan sekitar 25 ribu meter kubik. Airnya berasal dari hujan dan dialirkan ke lahan pertanian menggunakan sistem pompa.
Dengan luas genangan sekitar 9.170 meter persegi, embung ini dilengkapi konstruksi beton bertulang, pagar pengaman, pelimpah, serta kolam lumpur guna menjaga kualitas dan fungsi tampungan air. (one/redaksi)











