- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Pemkab Cilacap Percepat Digitalisasi dan Penertiban Pajak untuk Genjot PAD 2026

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi Evaluasi dan Rekonsiliasi PAD Triwulan I Tahun 2026 bertempat di Gedung Sumekar, Komplek Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap, Senin (27/4/2026). Dok. Diskominfo Cilacap
Cilacap, infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap menegaskan komitmen untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi sistem dan penertiban sumber-sumber pajak serta retribusi.
Hal
itu disampaikan Plt. Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya dalam Rapat
Koordinasi Evaluasi Dan Rekonsiliasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan I
Tahun 2026 di Gedung Sumekar, Komplek Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap,
Senin (27/4/2026).
Acara
tersebut turut dihadiri Plh. Sekda Cilacap, Annisa Fabriana beserta para
Asisten Sekda, serta para Kepala OPD dan pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap.
Dalam forum tersebut, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta
meningkatkan kinerja secara nyata, terukur, dan berorientasi hasil.
Baca Lainnya :
- Pemkab Cilacap Soroti Tantangan dan Reformasi Birokrasi0
- Tujuh Purna Paskibraka Diangkat Sebagai Pelaksana DPPI Kabupaten Boyolali, Ini Daftarnya0
- Menteri Kebudayaan Bakal Buka Pameran TATAH 2026 di Museum Nasional Indonesia Besok 0
- Disiplin Latihan Coach Yoo Jae-hoon, Perkuat Performa Penjaga Gawang Persijap0
- Pemuda Pancasila Jateng Serahkan 16 Ribu Mushaf Al-Quran ke Pemkab Batang0
“Pendapatan
Asli Daerah adalah prioritas utama dalam mendukung pembangunan daerah. Karena
itu, kinerja harus benar-benar ditingkatkan,” ujar Ammy dalam sambutannya.
Ia
menilai, pengelolaan pajak dan retribusi tidak bisa lagi dilakukan secara
konvensional. Pemerintah daerah didorong beralih ke sistem modern berbasis
digital guna meningkatkan efisiensi sekaligus menutup potensi kebocoran.
Digitalisasi
tersebut antara lain diterapkan pada sistem pembayaran retribusi, khususnya di
pasar, dengan metode non-tunai seperti tapping dan auto debit. Selain itu,
pemanfaatan kanal pembayaran digital seperti QRIS juga terus diperluas.
“Elektronifikasi
transaksi pemerintah daerah bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” tegas
Ammy.
Tak hanya itu, Ammy juga menyoroti masih rendahnya
realisasi sejumlah sektor, seperti retribusi parkir dan persampahan. Ia meminta
OPD terkait segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan capaian.
Di
sisi lain, penegakan aturan juga menjadi perhatian serius. Pemerintah akan
menertibkan reklame atau baliho yang tidak berizin, serta mendata ulang pelaku
usaha yang belum memenuhi kewajiban perizinan, termasuk sektor perhotelan.
“Penertiban
harus dilakukan secara konsisten agar tercipta ketertiban dan estetika
wilayah,” katanya.
Dia
juga menekankan pentingnya kebijakan berbasis data. Setiap OPD diminta
melakukan kajian potensi secara akurat agar target PAD yang ditetapkan
realistis dan dapat dicapai.
Untuk
ke depan, target perubahan PAD tahun 2026 diminta disesuaikan dengan kondisi
riil di lapangan, sementara target tahun 2027 harus disusun lebih terukur
dengan mempertimbangkan potensi serta tren capaian sebelumnya.
Selain
itu, sinergi dengan perbankan dan berbagai pemangku kepentingan dinilai krusial
dalam mempercepat implementasi digitalisasi, mulai dari pemungutan hingga
pengawasan.
Pada
akhirnya, seluruh upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas
pelayanan kepada masyarakat. Di akhir sambutannya, Ammy mengajak seluruh
jajaran untuk memperkuat komitmen dan sinergi dalam mengoptimalkan pendapatan
daerah demi kesejahteraan masyarakat. (eko/redaksi)











