- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Pemkab Jepara Gelar DTS untuk ASN dan UMKM, Perkuat Transformasi Digital
Keterangan Gambar: Pemkab Jepara bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital menggelar kegiatan Digital Talent Scholarship di Aula Gedung OPD Bersama, Senin (4/5/2026).
Jepara, infojateng.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar kegiatan Digital Talent Scholarship (DTS). Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Jepara Sridana Paminta yang mewakili Bupati Jepara Witiarso Utomo, di Aula Gedung OPD Bersama, Senin (4/5/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah
Jepara Ary Bachtiar, Kepala Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komdigi
Yogyakarta Anton Susanto, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
Kabupaten Jepara Budhi Sulistyawan.
Dalam sambutannya, Sridana Paminta menyampaikan bahwa
transformasi digital saat ini bergerak sangat cepat dan mengubah berbagai aspek
kehidupan, mulai dari cara bekerja hingga pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, menurut dia, kualitas sumber daya manusia
(SDM) menjadi kunci penting dalam meningkatkan daya saing daerah.
"Di tengah perkembangan SDM, pembangunan di
Kabupaten Jepara menunjukkan tren positif," ucap Sridana.
Berdasarkan data yang dipaparkan, pertumbuhan ekonomi
Jepara meningkat dari 4,22 persen menjadi 5,91 persen. Selain itu, tingkat
kemiskinan juga turun dari 6,9 persen menjadi 5,9 persen.
Menurut Dana, capaian tersebut menjadi acuan untuk
melangkah lebih cepat dalam menghadapi tantangan teknologi dan digitalisasi
yang semakin kompleks. Untuk mewujudkan visi Jepara MULUS (Makmur, Unggul,
Lestari, dan Religius), Pemkab Jepara telah meluncurkan berbagai program yang
sejalan dengan perkembangan digital, antara lain Jepara Tanggap 112, Desa
Digital, hingga Kios Adminduk.
"Di tahun 2025 kami meluncurkan program UMKM naik
kelas, melayani ratusan ribu para pencari kerja, dan mengembangkan program
inkubasi UMKM agar lebih adaptif dalam menghadapi perubahan pasar,"
tandasnya.
Lebih lanjut, Dana menjelaskan bahwa capaian tersebut
harus didukung dengan peningkatan kualitas SDM. Oleh karena itu, program
Digital Talent Scholarship 2026 dinilai sangat penting, tidak hanya untuk
peningkatan keterampilan, tetapi juga untuk menjawab kebutuhan pembangunan
daerah.
Kegiatan ini diikuti oleh 35 aparatur sipil negara
(ASN) dalam pelatihan visualisasi data, 43 pelaku UMKM dalam pelatihan
pemasaran dan affiliate digital marketing menggunakan kecerdasan artifisial,
serta 79 peserta dalam pelatihan pemasaran digital menggunakan kecerdasan
artifisial.
"Ini merupakan langkah konkret untuk mendorong
akselerasi menuju UMKM Naik Kelas," pungkasnya.
Pelatihan DTS 2026 dilaksanakan pada 4 hingga 7 Mei
2026. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pengetahuan baru
sesuai bidang yang diikuti dan mampu menerapkannya dalam profesi maupun usaha
masing-masing. (eko/redaksi)











