Pemprov Jateng Targetkan Kurangi Backlog Rumah 274.514 Unit pada 2026

By Admin Utama
26 Feb 2026, 14:27:19 WIB Metropolitan
Pemprov Jateng Targetkan Kurangi Backlog Rumah 274.514 Unit pada 2026

Keterangan Gambar : Ahmad Luthfi dalam rapat koordinasi bersama Tito Karnavian dan Maruarar Sirait di Jakarta, Rabu (25/2/2026).


Jakarta, Infojateng.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan pengurangan backlog (kebutuhan rumah) sebanyak 274.514 unit pada 2026, melanjutkan capaian sepanjang 2025.

Kepala Disperakim Jateng, Boedyo Dharmawan, menyampaikan target itu usai mendampingi Ahmad Luthfi dalam rapat koordinasi bersama Tito Karnavian dan Maruarar Sirait di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Menurut Boedyo, capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi pemerintah pusat, daerah, CSR perusahaan, Baznas, hingga partisipasi masyarakat. “Kami optimistis target pengurangan backlog bisa tercapai, selama kolaborasi semua pihak terus diperkuat,” ujarnya.

Baca Lainnya :

Rapat tersebut juga membahas percepatan program 3 juta rumah dan penyediaan hunian layak bagi masyarakat miskin. Pemerintah pusat mendorong daerah untuk terus berinovasi, seperti pembangunan rumah susun, rumah bersubsidi, serta perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Sementara itu, Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya untuk menekan backlog perumahan secara signifikan. “Perumahan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami akan terus menggandeng semua pihak agar masyarakat bisa mendapatkan hunian yang layak dan terjangkau,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, perhatian khusus diberikan kepada warga terdampak bencana agar segera mendapatkan tempat tinggal. “Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak bencana bisa segera menempati hunian yang aman, baik sementara maupun permanen,” imbuhnya.

Sepanjang 2025, Pemprov Jateng telah mengalokasikan anggaran perbaikan RTLH sebanyak 17 ribu unit. Menteri PKP Maruarar Sirait pun mengapresiasi langkah tersebut. “Kami mengapresiasi komitmen pemerintah daerah seperti Jawa Tengah yang sudah menganggarkan program rumah layak huni secara nyata,” ujarnya. (one/redaksi)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment