- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Pemudik Apresiasi Kualitas Jalan dan Layanan Mudik di Jateng

Kendal, Infojateng.id – Sejumlah pemudik yang melintasi Jawa Tengah pada arus balik Lebaran 2026 memberikan apresiasi terhadap perbaikan infrastruktur jalan serta layanan pendukung yang disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.
Haikal Faiz (18), pemudik asal Grobogan tujuan Jakarta, menilai kondisi jalan di Jawa Tengah kini jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu.
“Kalau dibanding dua tahun lalu, sekarang sudah banyak perubahan. Memang masih ada beberapa titik yang berlubang, tapi secara umum sudah bagus,” ujarnya, usai mengisi bahan bakar di SPBU Jalan Lingkar Weleri Kendal, Selasa (24/3/2026).
Baca Lainnya :
- Infrastruktur Jalan Mulus, Pemudik Apresiasi Layanan Mudik di Jateng0
- One Way Nasional Arus Balik Dibuka, Gubernur Luthfi: Jangan Terburu-buru0
- Pemprov Jateng Targetkan Kurangi Backlog Rumah 274.514 Unit pada 20260
- Gubernur Ahmad Luthfi Minta Pencegahan Narkoba Diperkuat, Semarang dan Solo Jadi Prioritas 0
- Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Warga Korban Tanah Bergerak Tegal dapat Rumah dan Sertifikatnya 0
Pengendara roda dua itu menilai fasilitas umum seperti masjid dan SPBU yang digunakan untuk beristirahat dalam kondisi bersih dan layak.
“Kebersihannya terjaga, airnya jernih, jadi nyaman untuk istirahat,” katanya.
Meski demikian, Haikal berharap perbaikan jalan yang belum optimal dapat terus dilanjutkan. Serta penambahan posko mudik di titik-titik strategis untuk membantu pemudik saat terjadi kepadatan arus.
Senada, Tio Setiawan (36), pemudik asal Banjarnegara juga mengapresiasi kualitas jalan pada arus mudik dan balik tahun ini.
“Infrastruktur bagus, jalannya halus. Perjalanan relatif lancar,” ujar Tio saat singgah di Rest Area KM 424 Jatingaleh, Kota Semarang, tujuan Jakarta.
Dia mengaku sempat melihat beberapa insiden di jalan, namun hal tersebut tidak mengganggu kelancaran perjalanan secara umum.
Sementara itu, Ken Aditya (40), pemudik asal Sumenep menuju Jakarta, menyebut jalur di Jawa Tengah dalam kondisi prima.
“Sepanjang dari Solo sampai Semarang bagus, tidak ada lubang. Dari Cirebon juga sudah bagus, jadi perjalanan lancar tanpa kendala,” tuturnya.
Aditya juga mengapresiasi fasilitas rest area yang dinilai lengkap dan bersih, mulai dari tempat ibadah hingga area kuliner.
“Fasilitasnya lengkap dan terawat, jadi pemudik bisa beristirahat dengan nyaman,” katanya.
Ia mengaku sempat menginap satu hari di Solo untuk melihat Keraton Surakarta dan menikmati kuliner di sana.
Di sisi lain, Pemprov Jateng juga memastikan layanan kesehatan bagi pemudik tetap siaga selama periode mudik dan arus balik.
Petugas kesehatan di Posko Mudik Exit Tol Weleri, Kendal, Marlina, menyampaikan layanan dibuka sejak 16 hingga 25 Maret 2026 dan beroperasi selama 24 jam.
“Setiap shift ada dua petugas. Pemudik yang datang rata-rata melakukan pemeriksaan kesehatan ringan seperti cek tekanan darah,” jelas Marlina.
Ia menambahkan, tingkat kunjungan di posko exit tol relatif lebih landai karena pengaturan arus lalu lintas one way, sementara di rest area jumlah pemudik cenderung lebih ramai.
Pemprov Jateng terus mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan fasilitas dan posko layanan yang telah disediakan demi keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan arus balik Lebaran.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan kondisi infrastruktur jalan di Jawa Tengah dalam kondisi baik dan tidak menimbulkan keluhan signifikan dari masyarakat. Selain itu juga kecelakaan lalu lintas menurun.
“Ini menunjukkan bahwa bukan hanya faktor jalan, tetapi kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas juga semakin baik,” ujar Luthfi. (eko/redaksi)











