- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Aksi Nelayan di Pati, Simak Rutenya
Keterangan Gambar: Polresta Pati menerapkan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Pati untuk mendukung kelancaran kegiatan aksi penyampaian pendapat oleh Forum Komunikasi Nelayan Besar Kabupaten Pati, Senin (4/5/2026).
Pati, infojateng.id - Polresta Pati menerapkan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Pati untuk mendukung kelancaran kegiatan aksi penyampaian pendapat oleh Forum Komunikasi Nelayan Besar Kabupaten Pati, Senin (4/5/2026).
Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah preventif
untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan sekaligus memastikan aktivitas
masyarakat tetap berjalan lancar dan aman selama berlangsungnya kegiatan unjuk
rasa.
Satlantas Polresta Pati memberlakukan rekayasa lalu lintas
secara situasional dengan menyesuaikan pergerakan massa, baik pada saat
berkumpul di titik awal, bergerak menuju lokasi aksi, hingga saat pelaksanaan
kegiatan di sekitar Alun-alun Simpang Lima dan Kantor Pemda Pati.
Kapolresta Pati Kombes Pol. Jaka Wahyudi menyampaikan,
bahwa pengalihan arus dilakukan secara fleksibel dengan memanfaatkan jalur
alternatif guna menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan.
“Rekayasa lalu lintas ini kami lakukan secara
situasional dengan mengalihkan arus ke jalur alternatif, sehingga aktivitas
masyarakat tetap berjalan lancar meskipun ada kegiatan aksi,” ujar Jaka.
Beberapa jalur alternatif yang digunakan antara lain
melalui kawasan Sampangan–Ngebruk, jalur Wedariyaksa, Tugu Bambu Runcing, serta
akses menuju wilayah Juwana. Sementara itu, akses menuju pusat Kota Pati,
khususnya di sekitar Alun-alun, dilakukan pengalihan sementara ke sejumlah ruas
jalan seperti Pertigaan Taruna Motor, Perempatan Jago, Perempatan Rogowongso, dan
Perempatan Bleber.
Selain pengalihan arus, personel kepolisian juga
ditempatkan di titik-titik simpul jalan untuk melakukan pengaturan lalu lintas
serta memberikan arahan kepada pengguna jalan agar tidak terjadi kepadatan.
“Petugas kami siagakan di setiap titik rawan untuk
memastikan arus lalu lintas tetap terkendali serta memberikan pelayanan terbaik
kepada masyarakat,” tambah kapolresta.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes
Pol. Artanto menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas merupakan bagian dari
pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menjaga kelancaran aktivitas selama
kegiatan berlangsung.
“Kami telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas
secara terukur dan situasional sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
Polri hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman tanpa mengganggu aktivitas
publik,” ujar Artanto.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menyesuaikan
rute perjalanan serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna mendukung
kelancaran bersama.
“Kami minta masyarakat mematuhi arahan petugas dan
memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan, sehingga mobilitas tetap
berjalan lancar dan situasi tetap kondusif,” pungkasnya.
Dengan penerapan rekayasa lalu lintas yang terencana
dan pendekatan humanis dari petugas di lapangan, diharapkan seluruh rangkaian
kegiatan aksi dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tidak mengganggu
aktivitas masyarakat secara luas. (eko/redaksi)











