- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Wisata Pantai Karangjahe Beach Catat Kunjungan Tertinggi Selama Libur Lebaran
Keterangan Gambar: Karangjahe Beach (KJB) menjadi destinasi wisata unggulan yang paling diminati, selama periode libur Idulfitri 2026. Dok. Dinkominfo Rembang
Rembang, infojateng.id - Karangjahe Beach (KJB) menjadi destinasi wisata unggulan yang paling diminati, selama periode libur Idulfitri 2026.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar)
Kabupaten Rembang, Prapto Raharjo mengungkapkan, KJB menempati posisi teratas
dalam daftar lima besar destinasi dengan kunjungan terbanyak selama libur
Lebaran.
Tingginya angka kunjungan wisatawan menunjukkan
bahwa pantai ini tetap menjadi pilihan favorit masyarakat untuk menghabiskan
waktu liburan dari tahun ke tahun.
“Pantai Karangjahe Beach masih menjadi primadona.
Jumlah pengunjung mencapai 50.109 orang,” ujarnya, saat dihubungi, Selasa
(31/3/2026).
Selain itu, lanjutnya, sejumlah destinasi lain juga
mencatat angka kunjungan signifikan. Pantai Pasir Putih Wates berada di posisi
kedua dengan 32.982 pengunjung, disusul Pantai Balongan dengan 27.082
pengunjung.
Sementara itu, Pantai Caruban mencatat 12.208
pengunjung, serta Pantai Jatisari dengan 11.949 pengunjung.
Menurut Prapto, tingginya minat wisatawan ke KJB
tetap terjaga meskipun sempat muncul isu penyesuaian tarif tiket, yang ramai di
media sosial.
Dia menegaskan, penyesuaian tarif tersebut telah
dikonfirmasi oleh pengelola dan mengacu pada peraturan desa setempat.
“Di beberapa daerah lain, saat momen libur Lebaran
juga ada penyesuaian tarif. Dan faktanya, ini tidak terlalu berpengaruh
terhadap minat kunjungan, KJB tetap ramai,” jelasnya.
Pihak pengelola, imbuhnya, juga melakukan sejumlah
penambahan fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. Di antaranya,
penataan akses masuk hingga penambahan area parkir terutama di jalur Pantura,
guna mengantisipasi lonjakan pengunjung.
“Karena jumlah pengunjung sangat banyak, maka
fasilitas pendukung terus ditambah agar pelayanan tetap optimal,” tambahnya.
Terkait peringkat destinasi wisata tingkat Jawa
Tengah selama libur Lebaran, Prapto menyebut, hingga saat ini data resmi belum
dirilis.
“Belum keluar, nanti kalau sudah ada akan kami sampaikan,” pungkasnya. (eko/redaksi)











