Daerah

Ziarah Makam Bupati Pertama Warnai Peringatan HUT Ke-60 Batang

Admin Utama
Oleh Admin Utama 06 Apr 2026, 13:08:38 WIB  •  Dibaca 89 kali
Ziarah Makam Bupati Pertama Warnai Peringatan HUT Ke-60 Batang

Keterangan Gambar: Bupati Batang M. Faiz Kurniawan melakukan ziarah ke makam bupati pertama, Kanjeng Pangeran Adipati Kyai Raden Mandurorejo, di Makam Mandurorejo, Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Senin (6/4/2026). Dok. Diskominfo Batang

Batang, infojateng.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang memulai rangkaian Peringatan HUT Ke-60 dengan menggelar ziarah ke makam bupati pertama Batang, Kanjeng Pangeran Adipati Kyai Raden Mandurorejo, di Makam Mandurorejo, Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Senin (6/4/2026).

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, ziarah tersebut menjadi tradisi penting sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus pijakan awal dalam menyelenggarakan berbagai agenda peringatan hari jadi.

“Ini menjadi momentum penting, bahwa dalam memulai suatu kegiatan, pijakan utamanya adalah akar sejarah dan meminta restu kepada para leluhur yang telah berjasa membangun peradaban di Batang,” jelas bupati.

Dijelaskan dia, sosok Kanjeng Pangeran Adipati Kyai Raden Mandurorejo memiliki keteladanan dalam hal kegigihan, kesabaran, serta semangat perjuangan yang tinggi di tengah berbagai keterbatasan pada masanya.

“Teladan yang bisa diambil adalah kegigihan, kesabaran, dan etos perjuangan yang luar biasa. Dengan segala keterbatasan saat itu, beliau mampu membangun fondasi Batang hingga seperti sekarang,” terangnya.

Faiz berharap, peringatan HUT Ke-60 ini dapat menjadi momentum untuk mendorong kemajuan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Harapannya ini menjadi lompatan bagi Batang untuk memiliki quality of life yang semakin baik,” harapnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga tradisi ziarah sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu. Awal dari setiap cita-cita adalah pijakannya para leluhur. Tradisi ini harus terus dijaga dan tidak boleh terputus.

Sementara itu, penjaga makam, Gufron menyampaikan bahwa makam Kanjeng Pangeran Adipati Kyai Raden Mandurorejo tidak selalu ramai dikunjungi peziarah umum.

“Biasanya yang datang ke sini peziarah khusus yang punya hajat. Kalau masyarakat umum lebih sering ke makam Ki Ageng Asy’ari,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan cerita yang diterima secara turun-temurun, tokoh tersebut dikenal sebagai adipati dari Mataram sekaligus bupati pertama di wilayah Pekalongan dan Batang.

Menurut Gufron, kunjungan dari pejabat daerah biasanya dilakukan pada momen tertentu, seperti peringatan hari jadi Kabupaten Batang dan Pekalongan.

“Kalau dari pemerintah, biasanya hanya saat hari jadi Batang di bulan April dan Pekalongan di bulan Agustus,” ujarnya.

Ziarah ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan HUT Ke-60 Kabupaten Batang yang akan diisi dengan berbagai agenda, mulai dari kegiatan budaya hingga hiburan masyarakat. (eko/redaksi)

Iklan Detail Berita
Komentar Facebook

Tuliskan Komentar Anda