- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Bulog Pati Salurkan Ratusan Ribu Paket Bantuan Pangan untuk Warga

Keterangan Gambar : Launching penyaluran Bantuan Pangan Februari-Maret 2026 oleh Bulog Pati di Desa Jimbaran, Kayen, Kabupaten Pati, Rabu (18/3/2026).
Pati, infojateng.id - Badan Urusan Logistik (Bulog) mulai menyalurkan Bantuan Pangan untuk alokasi Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Pati. Total ada sebanyak 183.385 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Pati memperoleh beras dan minyak goreng (MinyaKita).
Pemimpin Cabang (Pinca) Bulog Pati, Meitha Nova Riany menyebut, setiap PBP memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter MinyaKita. “Untuk alokasi Februari-Maret, total keseluruhan ada sebanyak 183.385 PBP, dan hari ini di Kayen disalurkan ke 788 PBP,” katanya usai launching penyaluran Bantuan Pangan di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati pada Rabu, (18/3/2026).
Baca Lainnya :
- Libur Lebaran, Berikut Jadwal Lengkap Pelayanan Pajak di Samsat Pati0
- Komisi D DPRD Pati Panggil Plt. Sekretaris Disdikbud Paryanto, Narso Pilih Bungkam0
Meitha menuturkan bahwa penyaluran Bantuan Pangan ini bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan. Bantuan Pangan ini disalurkan ke seluruh wilayah Eks-Karesidenan Pati yang menjadi wilayah kerja Bulog KC Pati.
“Program Bantuan Pangan ini diharap dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Bulog berkomitmen memastikan penyaluran Bantuan Pangan tepat sasaran,” ungkapnya.
Disampaikannya bahwa ada penambahan 1,5 kali lipat PBP. Bulog pun menargetkan penyaluran ini tuntas pada 31 Maret 2026 mendatang.
“Tahun ini kita dapat penambahan penyaluran PBP 1,5 kali lipat. Target penyaluran ini kemungkinan sampai pertengahan April, seharusnya 31 Maret, karena terpotong libur Lebaran, maka kemungkinan tuntas April 2026 mendatang,” katanya.
Meitha menambahkan ketersediaan beras di Kabupaten Pati menjelang Idulfitri 1447 Hijriyah tercukupi. Ada pun sebanyak 54.000 ton cadangan beras yang mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.
“Ketersediaan beras jelang Lebaran aman sampai enam bulan ke depan. Kami punya lebih dari 54.000 ton,” bebernya.
Selain itu, stok MinyaKita di Kabupaten Pati masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga satu bulan ke depan dengan pasokan 500.000 liter. Dan, Bulog KC Pati rutin melakukan penyaluran MinyaKita ke pasar-pasar di Kabupaten Pati.
“Kebutuhan MinyaKita aman sampai satu bulan ke depan karena kami (Bulog) rutin menyalurkan MinyaKita untuk menjaga kestabilan harga untuk komersil, dan juga menyalurkan untuk operasional Bantuan Pangan. Stok di Bulog 500.000 liter per bulannya, sedangkan untuk operasional Bantuan Pangan 2 juta liter,” terangnya.
Sementara, Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Sudi Rustanto mengapresiasi penyaluran Bantuan Pangan ini. Menurutnya Bulog berkomitmen menekan harga yang tengah melonjak di tengan masyarakat.
“Ini upaya Bulog menekan harga agar tidak melampaui HET (Harga Eceran Tertinggi). Saya harap di Pati cepat diluncurkan berasa SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pangan) ketika tidak ada lonjakan,” pungkasnya.(tyo/redaksi)











