- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Bupati Magelang Lantik 293 Kepala Sekolah, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Keterangan Gambar: Pelantikan 293 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang di GOR Gemilang Kompleks Setda setempat, Selasa (14/4/2026). Dok. Jatengprov.go.id
Mungkid, infojateng.id - Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, melantik sebanyak 293 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang di GOR Gemilang Kompleks Setda setempat, Selasa (14/4/2026).
Pelantikan itu terdiri dari 247
kepala Sekolah Dasar (SD), dan 46 kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dalam sambutannya, Grengseng
menegaskan, pelantikan itu sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas
pendidikan di Kabupaten Magelang.
“Pelantikan ini bukan sekadar
seremonial, tetapi menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas
pendidikan di Kabupaten Magelang,” ujar Grengseng.
Dia memastikan, proses pengangkatan
kepala sekolah telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Menurutnya, para kepala sekolah yang
dilantik merupakan figur yang memiliki integritas, kompetensi, serta komitmen
dalam memajukan dunia pendidikan.
Lebih lanjut, Grengseng menjelaskan,
kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai pemimpin administratif, tetapi juga
sebagai penggerak inovasi di lingkungan sekolah.
Kepala sekolah dituntut mampu
mengelola sumber daya manusia, sarana prasarana, serta keuangan sekolah secara
profesional dan akuntabel.
Selain itu, mereka juga diharapkan
dapat mendorong inovasi pembelajaran, meningkatkan kualitas guru, serta
memperkuat kolaborasi di lingkungan pendidikan. Grengseng menekankan
pentingnya integritas dalam menjalankan tugas.
“Kepala sekolah harus menjadi
teladan, menjunjung tinggi kejujuran, serta menjauhkan diri dari praktik
korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya
mewujudkan visi Kabupaten Magelang dalam mencetak generasi yang “pinter ngaji,
pinter sekolah bocahe”, yakni generasi yang unggul secara akademis, sekaligus
memiliki karakter dan landasan spiritual yang kuat.
“Kepala Sekolah adalah ujung tombak
dalam mewujudkan generasi yang cerdas sekaligus berkarakter. Pendidikan harus
mampu menyeimbangkan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan,”
lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, bupati menegaskan,
seluruh proses pelantikan di lingkungan Pemkab Magelang dilakukan secara bersih
dan bebas dari praktik gratifikasi.
“Saya tegaskan, apabila ada pihak
yang meminta imbalan atau melakukan penyalahgunaan wewenang, segera laporkan
agar dapat ditindak sesuai ketentuan,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Grengseng
mengajak para kepala sekolah yang baru dilantik, untuk memperkuat komitmen
dalam mencetak generasi Magelang yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi
tantangan zaman.
“Laksanakan amanah ini dengan penuh
tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan,” pungkasnya. (eko/redaksi)











