- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Demi Pemerataan Pendidikan, Ahmad Luthfi Resmikan SMA di Lereng Gunung Merapi Klaten
Keterangan Gambar: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berdialog dengan siswa usai meresmikan SMA Negeri 1 Kemalang di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Selasa (19/5/2026).
Klaten, infojateng.id - Masyarakat di daerah Gunung Merapi di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah kini tidak perlu khawatir lagi terkait masa depan pendidikan anaknya.
Sebab, untuk mendapatkan pendidikan layak setingkat
Sekolah Menengah Atas (SMA), anak-anak di Kecamatan Kemalang tidak perlu lagi
menempuh jarak belasan kilometer atau menumpang di rumah warga.
Hal itu dikarenakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa
Tengah telah menuntaskan pembangunan SMA Negeri 1 Kemalang.
Sekolah yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah
Ahmad Luthfi pada Selasa, 19 Mei 2026, tersebut menjadi satu-satunya SMA yang
ada di daerah tersebut. Bahkan, kehadirannya sudah ditunggu-tunggu oleh seluruh
masyarakat daerah setempat.
Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, pembangunan SMAN 1
Kemalang tersebut merupakan wujud dari pemerataan pendidikan di Jawa Tengah.
Juga sebagai bukti kehadiran negara dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Selain itu juga untuk
memenuhi harapan masyarakat di daerah blank spot. Angkatan pertama SMAN
1 Kemalang tersedia untuk tiga rombongan kelas (rombel).
"Ini adalah bagian dari pemerataan pendidikan
untuk sekolah SMA," kata dia.
Dalam kesempatan itu, Luthfi mengatakan, pendidikan merupakan salah satu instrumen dan
tolok ukur kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, fasilitas pendidikan
harus bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Selain SMA Negeri 1 Kemalang, Pemprov Jateng juga
membangun 4 unit sekolah baru di daerah lain yang sudah operasional sejak Tahun
Ajaran 2025/2026. Di antaranya SMAN 1 Garung Wonosobo, SMAN 6 Kota Tegal, SMKN
1 Karangjambu-Purbalingga, dan SMKN 1 Tulis-Batang.
Daya tampung masing-masing unit sekolah baru sebanyak
108 siswa sehingga total dapat menampung 540 siswa.
Komitmen mewujudkan akses pendidikan yang merata juga
dilakukan dengan program sekolah kemitraan dengan 139 sekolah swasta di Jawa
Tengah dengan daya tampung 5.004 siswa. Kemudian ada Sekolah Keberbakatan
Olahraga dan tentu saja SMK Negeri Jateng.
"Saya merasa bangga, di saat adanya keterbatasan
fiskal, kita masih mampu memberikan pendidikan layak kepada anak-anak,"
ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Sadimin mengatakan
sejarah pembangunan SMAN 1 Kemalang lahir dari penyelenggaraan kelas jauh pada
tahun ajaran 2021/2022. Sekolah jauh tersebut menginduk pada SMAN 1
Karangnongko dengan jumlah awal 2 rombongan belajar (rombel) atau 72 anak
didik.
Model itu terus berlangsung sampai tahun ajaran
2025/2026 dengan jumlah anak didik kelas jauh sebanyak 260 orang. Kegiatan
belajar mengajar bahkan sampai dilakukan di rumah-rumah warga karena
keterbatasan ruang di SMAN 1 Karangnongko.
"Jadi setiap tahun terus meningkat peserta
didiknya. Masyarakat juga terus meminta agar dibangun SMA di Kemalang, akhirnya
hari ini terpenuhi dan sudah diresmikan oleh Gubernur," katanya.
Salah seorang Desa Santan, Rifani Dwi Alikah Putri mengatakan, kehadiran SMA Negeri 1 Kemalang sudah lama
didambakan masyarakat lereng Merapi.
“Sekarang teman-teman tidak perlu jauh-jauh sekolah ke
Karangnongko atau Klaten kota. Ini sangat membantu warga Kemalang,” katanya.
Warga lain, Nurmala Putri Masdiani menyebut sekolah
baru itu menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap pendidikan di daerah
pinggiran.
“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Pak Gubernur dan pemerintah yang telah membangun SMA Negeri 1 Kemalang,” ujarnya. (eko/redaksi)











