- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Dua Remaja Tewas Tenggelam Saat Liburan di Air Terjun Watu Bobot Jepara

Keterangan Gambar : Tim SAR melakukan evakuasi korban tenggelam di objek wisata Air Terjun Watu Bobot, Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, berubah menjadi duka mendalam, Sabtu (28/3/2026).
Jepara, infojateng.id - Dua remaja tenggelam di kawasan Air Terjun Watu Bobot, Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Sabtu (28/3/2026).
Laporan kejadian korban tenggelam masuk ke BPBD Jepara sekitar pukul 09.00 WIB. Sementara insiden tenggelam diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.
Informasi terkait hal ini sampai ke Bupati Jepara Witiarso Utomo. Orang nomor satu di Jepara ini dan jajarannya langsung meluncur ke lokasi, ikut langsung dalam proses evakuasi kedua korban.
Baca Lainnya :
- Puncak Pesta Lomban 2026, Ribuan Kupat Lepet Ludes Diserbu Warga0
- Program Balik Rantau Gratis 2026 Pemprov Jateng Fasilitasi Kelompok Rentan 0
- Pesta Lomban Larung Kepala Kerbau di Jepara Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara0
- Pesta Lomban Larung Kepala Kerbau di Jepara Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara0
- Ciamik, Semarang dan Kendal Bakal Olah Sampah Jadi Listrik 0
Dua remaja yang dilaporkan tenggelam saat bermain air di bawah air terjun adalah M (18) dan A (18). Keduanya warga Desa Bawu Kecamatan Batealit Jepara.
Lokasi Air Terjun Watu Bobot sekitar 2 kilometer dari Kantor Kecamatan Batealit. Kendaraan roda empat tak bisa sampai lokasi.
Bupati dan rombongan harus naik sepeda motor roda dua dan dilanjutkan jalan kaki agar bisa sampai di lokasi.
Proses evakuasi melibatkan personel SAR dan BPBD Jepara yang menyelam ke dasar sungai.
Korban pertama ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB. Lokasinya di sekitar titik korban tenggelam. Korban pertama ditemukan dengan bantuan jangkar, sedangkan korban kedua ditemukan tim penyelam sekitar 10 menitan dari Evakuasi korban yang pertamam
"Kami mengimbau warga dan wisatawan lebih waspada saat berkunjung ke lokasi wisata air, terutama air terjun dan sungai alami," kata Witiarso.
Sementara itu, Kalakhar BPBD Jepara Arwin Noor Isdiyanto mengatakan, pengunjung perlu lebih berhati-hati karena kondisi alam di lokasi wisata air sering kali tidak sepenuhnya aman. Salah satu risiko yang kerap tidak disadari adalah arus bawah.
“Intinya jaga keselamatan,” kata Arwin.
Lebih lanjut Arwin menjelaskan, arus bawah di lokasi kejadian cukup kuat. Kondisi itu juga menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
“Di lokasi arus bawahnya kencang banget,” ujarnya.
Arwin mengingatkan wisatawan agar tidak lengah saat bermain air di kawasan wisata alam. Terlebih di lokasi yang memiliki kedalaman tak merata, bebatuan licin, serta pusaran atau arus bawah yang sulit terlihat dari permukaan. (eko/redaksi)











