- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
FKUU Bonang Perkuat Sinergi Ulama-Umaro dalam Pengelolaan Sampah

Keterangan Gambar : Bupati Demak Eisti’anah saat menghadiri Forum Komunikasi Ulama dan Umaro’ Tingkat Kecamatan Bonang yang digelar di Aula Kecamatan Kebonagung, Kamis (9/4/2026). Dok. Prokompim Demak
Demak, infojateng.id – Bupati Demak Eisti’anah menghadiri Forum Komunikasi Ulama dan Umaro’ (FKUU) Tingkat Kecamatan Bonang yang digelar di Aula Kecamatan Kebonagung, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi
antara ulama, umaro, serta masyarakat dalam membangun kesadaran pengelolaan
sampah di lingkungan masyarakat.
Dalam
sambutannya, Eisti’anah menyampaikan bahwa persoalan sampah saat ini menjadi
tantangan serius yang perlu ditangani bersama. Seiring meningkatnya jumlah
penduduk dan aktivitas masyarakat, volume sampah juga terus bertambah sehingga
diperlukan kesadaran kolektif dalam pengelolaannya.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Kualitas Literasi Pendidik Lewat Bimtek0
- Pemprov Jateng- NTU Singapura Jajaki Kerja Sama Peningkatan Kapasitas ASN0
- Skema Penugasan PPPK untuk Koperasi Merah Putihdi Rembang Disiapkan0
- Jelang Iduladha, Pemkab Rembang Intensifkan Vaksinasi PMK0
- Rembang Siapkan 27 Embung Tambahan untuk Hadapi Kemarau0
Ia
menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat perlu dilakukan secara humanis dan
berkelanjutan.
Menurut
bupati, masih banyak masyarakat yang belum terbiasa memilah sampah maupun
membuang sampah pada tempatnya, sehingga diperlukan keteladanan dan pendekatan
persuasif dari seluruh elemen masyarakat.
“Kita harus
bergerak bersama untuk mengedukasi masyarakat agar membiasakan membuang dan
memilah sampah sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari,” ujar Eisti’anah.
Melalui forum
tersebut, bupati mengajak ulama dan umaro untuk terus bersinergi dalam
memberikan edukasi serta teladan kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga
kebersihan lingkungan.
Kesadaran
pengelolaan sampah diharapkan dapat dimulai dari lingkungan keluarga dan
masyarakat terdekat secara konsisten.
Selain itu, bupati
berharap Kecamatan Bonang dapat menjadi contoh wilayah yang bersih, sehat,
religius, dan mampu menginspirasi kecamatan lain di Kabupaten Demak dalam
membangun budaya sadar sampah.
Forum Komunikasi Ulama dan Umaro’ ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat demi keberlangsungan generasi mendatang. (eko/redaksi)











