Gandeng Undip, BPBD Wonogiri Latih Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah

By Admin Utama
16 Apr 2026, 11:44:02 WIB Daerah
Gandeng Undip, BPBD Wonogiri Latih Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah

Keterangan Gambar : BPBD Wonogiri menggandeng Undip menggelar simulasi bencana berbasis komunitas di lingkungan sekolah dasar di Kecamatan Tirtomoyo, Selasa (14/4/2026). Dok. Jatengprov.go.id


Wonogiri, infojateng.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri menggandeng Universitas Diponegoro (Undip) menggelar simulasi bencana berbasis komunitas di lingkungan sekolah dasar di Kecamatan Tirtomoyo, Selasa (14/4/2026).

Hal itu dilakukan sebagai upaya menanamkan dan memperkuat kesiapsiagaan bencana sejak dini di Kabupaten Wonogiri.

Kegiatan yang berlangsung di SDN 1 Wiroko dan SDN 2 Sukoharjo ini menjadi istimewa karena dilaksanakan bersamaan dengan penelitian disertasi Program Studi Doktor Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro.

Baca Lainnya :

Sinergi tersebut mengintegrasikan pendekatan akademis dengan praktik lapangan dalam memetakan ketangguhan komunitas sekolah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, mengatakan, simulasi ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Kami ingin memastikan seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga komite, memahami langkah yang harus dilakukan saat kondisi darurat,” ujar Fuad.

Dia bilang, kolaborasi dengan peneliti dari Universitas Diponegoro juga memberi nilai tambah melalui pengumpulan data kesehatan masyarakat yang relevan dengan aspek kebencanaan.

Selama hampir enam jam, sejak pukul 07.30 WIB, peserta mendapatkan pembekalan berbagai prosedur teknis, mulai dari pengenalan rambu jalur evakuasi, teknik perlindungan diri di dalam kelas, hingga penentuan titik kumpul aman.

Keterlibatan relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) setempat turut memperkuat pendampingan teknis bagi para siswa.

Melalui kegiatan ini, SDN 1 Wiroko dan SDN 2 Sukoharjo diharapkan dapat menjadi percontohan sekolah tangguh bencana di wilayah Kecamatan Tirtomoyo.

BPBD Wonogiri pun berkomitmen terus memperluas edukasi mitigasi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, baik akademisi maupun praktisi, hingga menjangkau seluruh pelosok “Kota Gaplek”.

Langkah ini sejalan dengan semangat daerah dalam memperkuat sinergi menghadapi bencana demi keselamatan masyarakat luas. (eko/redaksi)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment