- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Gubernur Jateng Bersama Daerah Lain Bakal Kumpul Bahas Kerja Sama Pangan dan Energi

Semarang, infojateng.id – Sebanyak 10 gubernur yang tergabung Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (MPU) akan melakukan rapat kerja gabungan di Kota Semarang, Jawa Tengah pada 11–12 Mei 2026. Pertemuan itu akan membahas mengenai kerja sama pangan dan energi.
Sebanyak gubernur yang tergabung dalam forum tersebut
meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat,
Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat,
Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Tengah.
“Nanti akan dihadiri 10 gubernur MPU dan rencananya
juga akan mengundang lagi dua gubernur yaitu Maluku Utara dan Riau,” ucap
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Tengah,
Iwanuddin Iskandar saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi
di Kota Semarang, Senin (27/4/2026).
Baca Lainnya :
- Ahmad Luthfi Dorong Kemandirian Fiskal Momen Peringatan Otonomi Daerah 0
- 800 Atlet Padel di Jateng Cetak Rekor 0
- Taj Yasin Ajak Alumni Pesantren Jaga Sanad Keilmuan dan Perkuat Persatuan0
- Gus Yasin: Nilai Pesantren Jangan Luntur di Tengah Zaman0
- Ini Pesan Wabup Boyolali kepada Jemaah Calon Haji KBIHU Al Kautsar0
Dalam rapat kerja yang mengusung tema “Sinergi MPU
2026: Memperkuat Konektivitas Antarwilayah Menuju Swasembada Pangan dan
Ketahanan Energi Nasional” tersebut, Pemprov Jateng akan menjadi tuan
rumah.
Tema tersebut menegaskan posisi kerja sama antardaerah
sebagai salah satu kunci menghadapi tantangan pangan, energi, dan dinamika
global.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan, forum
tersebut harus menghasilkan kerja sama konkret. Ia meminta persiapan dilakukan
secara matang, termasuk dengan mengintensifkan koordinasi bersama organisasi
perangkat daerah (OPD) terkait.
“Kita harus jemput bola terutama ke OPD-nya.
Dirapatkan dulu sehingga ketika MoU itu sudah jelas konsepnya,” kata Ahmad
Luthfi.
Menurutnya, pertemuan 10 gubernur dalam forum MPU
harus menjadi ruang evaluasi dan pengembangan wilayah. Karena itu, kegiatan tersebut
tidak boleh berhenti sebagai agenda pertemuan, tetapi harus berorientasi pada
hasil.
“Jadi kita harus punya output-nya, tidak hanya sekadar
kumpul. Orientasinya jangan hanya program kegiatan, tapi juga hasil,” ujarnya.
Pelaksanaan Rapat Kerja Gubernur MPU 2026 juga akan
disinergikan dengan Central Java Investment Business Forum atau CJIBF 2026.
Langkah itu dilakukan untuk memperkenalkan ajang investasi internasional milik
Jawa Tengah kepada provinsi anggota MPU.
Selain rapat kerja gubernur, kegiatan tersebut juga
akan diisi dengan Business Matching Forum MPU. Forum ini akan mempertemukan
pemerintah daerah, BUMD, pelaku usaha, swasta, dan UMKM dari 10 provinsi
anggota MPU.
Forum MPU 2026 juga menjadi momentum bagi Jawa Tengah
untuk mempertegas perannya dalam mendorong swasembada pangan, terutama pada
komoditas padi, jagung, dan kedelai secara masif pada 2026. (eko/redaksi)











