- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Jateng Ingin Membangun Sinergi Menjaga Ketahanan Pangan Lewat Forum MPU

Keterangan Gambar : Sekda Jateng Sumarno saat menghadiri Business Meeting Forum Mitra Praja Utama 2026 di Hotel Tentrem Kota Semarang, Senin (11/5/2026).
Semarang,
infojateng.id - Sebanyak 12 pemerintah provinsi yang
tergabung dalam Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD MPU) membangun
sinergi untuk sama-sama menjaga ketahanan pangan.
Hal itu mengemuka dalam acara Business Meeting Forum
Mitra Praja Utama 2026 di Hotel Tentrem Kota Semarang, Senin (11/5/2026).
Acara yang mengambil tema "Sinergi Ketahanan
Pangan dan Eenergi Berkelanjutan sebagai Strategi Mitigasi Dampak Perubahan
Iklim" ini, diikuti oleh pemerintah provinsi Lampung, Banten, DKI Jakarta,
Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa
Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, dan Kepulauan Riau.
Baca Lainnya :
- Jaga Daya Saing Investasi, Jawa Tengah Butuh Pembenahan Logistik Laut0
- Semarang Raya Jadi Proyek Perdana Pengolahan Sampah jadi Listrik Demi Percepat Solusi Krisis Sampah0
- Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Berbagai Proyek Investasi di CJIBF 20260
- Polda Jateng Tangkap Pengedar Sabu di Pedurungan Semarang, 9 Paket Disita0
- Pemkab Rembang-DPR RI Kampanyekan Gerakan Indonesia Sehat0
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno
mengatakan, melalui forum ini ia mengajak anggota FKD MPU agar dapat bersinergi
dan saling memenuhi kebutuhan pangan di sejumlah provinsi tersebut.
"Melalui forum ini nanti bisa ditemukan mana yang
punya produk tertentu. Nanti bisa diserap di provinsi lain. Sehingga menjadi
jaminan terserapnya produk-produk di wilayah anggota MPU," ujar Sumarno
disela membuka acara.
Sumarno mengatakan, tantangan ketahanan pangan saat
ini semakin kompleks, karena adanya perubahan iklim yang memengaruhi cuaca dan
pola tanam. Apalagi, diperkirakan akan terjadi kemarau panjang pada tahun ini.
Selain itu, sektor pertanian juga menghadapi ancaman
kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan, dan persoalan sumber daya manusia.
Bahkan, minat generasi muda terhadap sektor pertanian juga berkurang. Karena
itu, Jawa Tengah terus mendorong pengembangan inovasi, agar kalangan milenial
tertarik menekuni sektor pertanian.
Melalui forum ini, diharapkan menjadi instrumen
strategis dalam menerjemahkan kebijakan makro kepala daerah, ke dalam bentuk
aksi nyata, baik melalui penguatan rantai pasok, peningkatan konektivitas
antarwilayah, serta pengembangan peluang investasi dan kerja sama usaha
antardaerah.
Sementara itu, Direktur Eksekutif FKD MPU Suhajar
Diantoro dalam sambutan tertulis yang dibacakan Zulfikri Armada mengatakan,
forum tersebut merupakan wujud nyata dan komitmen kolaborasi antar provinsi
untuk ketahanan pangan dan kemakmuran bersama.
"Kami memberikan apresiasi yang
setinggi-tingginya serta penghargaan yang penuh kepada Pemprov Jawa Tengah
karena atas kerja keras Organisasi Perangkat Daeeah (OPD) terkait, forum ini
dapat terlaksana dengan baik," urainya.
Forum tersebut membuka peluang konkret untuk
mempertemukan antara suplai dan demand secara lebih efisien dan saling menguntungkan.
"Saya berharap forum ini tidak berhenti sebagai ruang temu. Tapi lebih dari itu, ini dapat menjadi ruang interaksi yang dapat melahirkan aksi nyata. Kita ingin melihat lahirnya kesepakatan-kesepakatan dalam bisnis. Kita ingin terjadi kontrak kerja sama yang berkelanjutan," pungkasnya. (one/redaksi)











