- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Lampaui Target, SMK NU Lasem Sabet Juara 1 LKS Automobile Technology
Keterangan Gambar: Siswa SMK NU Lasem, Kabupaten Rembang Syaiful Anwar berfoto bersama belum lama ini.
Rembang, infojateng.id - Siswa SMK NU Lasem, Kabupaten Rembang Syaiful Anwar meraih juara 1 dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Bidang Automobile Technology tingkat kabupaten. Raihan dalam ajang yang berlangsung di SMK Muhammadiyah Rembang, Minggu (29/3) itu melebihi target yang ditetapkan oleh sekolah.
Kepala SMK NU Lasem, Siti Khuzaymah mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi anak didiknya melebihi harapannya.
“Saya sangat mengapresiasi tim guru otomotif, khususnya guru produktif TKR, karena pembimbingannya sangat maksimal. Dari awal kami sudah yakin bisa meraih juara, minimal juara dua atau tiga. Alhamdulillah, hasilnya juara satu. Ini adalah buah dari kerja keras tim selama ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kemenangan ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga berdampak pada citra sekolah.
“Prestasi ini tentu menjadi nilai tambah bagi sekolah. Untuk membangun nama baik memang dibutuhkan perjuangan dan kerja keras,” tambahnya.
Ketua Jurusan Teknik Otomotif, Abdul Aziz Makmuri menjelaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pembinaan jangka panjang. Siswa telah dipersiapkan sejak jauh hari, termasuk melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di bengkel resmi.
“Kami tempatkan siswa PKL di Perusahaan Resmi agar mereka belajar langsung sesuai SOP. Selama di sana, mereka kami dorong aktif bertanya kepada mekanik untuk memperdalam pemahaman,” jelasnya.
Setelah menyelesaikan PKL, siswa langsung menjalani latihan intensif di sekolah.
“Latihannya tidak harus lama, tapi yang penting konsisten setiap hari. Kami evaluasi kekurangan dari latihan sebelumnya, lalu diperbaiki terus,” lanjutnya.
Pembimbing lomba, Ridwanul Muwafiq dan Ali Mahmudi, berperan aktif dalam membentuk kesiapan teknis peserta dengan melibatkan seluruh guru sesuai keahlian masing-masing.
Dengan kemenangan ini, SMK NU Lasem berhak mewakili kabupaten ke tingkat provinsi yang rencananya berlangsung pada pertengahan April.
“Kami akan mempelajari kisi-kisi lomba dan meningkatkan intensitas latihan setiap hari. Waktu persiapan sekitar dua minggu, memang cukup singkat, tapi kami tetap optimis,” ujar Ridwan.
Ia menambahkan, kemampuan siswa dinilai sudah cukup mumpuni dan didukung dengan keaktifan mereka dalam berbagai kegiatan sekolah. Ia menegaskan bahwa kekompakan tim dan koordinasi akan terus dijaga.
“Latihan akan lebih intens, koordinasi lebih kuat, dan kekompakan tetap dijaga," pungkasnya.(uma/lut/redaksi)











