Daerah

Nawal Yasin Gandeng BKKBN Jateng, Perkuat Program Strategis Pembangunan Keluarga Berkualitas

Admin Utama
Oleh Admin Utama 03 Apr 2026, 13:08:06 WIB  •  Dibaca 101 kali
Nawal Yasin Gandeng BKKBN Jateng, Perkuat Program Strategis Pembangunan Keluarga Berkualitas

Keterangan Gambar: Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin.

Semarang, Infojateng.id – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah untuk memperkuat program strategis pembangunan keluarga berkualitas.

Langkah tersebut diwujudkan melalui penjajakan sinergi dan kolaborasi antara TP PKK, TP Posyandu, dan BKKBN yang memiliki kesamaan fokus, yakni peningkatan kualitas dan kesejahteraan keluarga.

Menjalankan tugas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Nawal menegaskan bahwa irisan program antar-lembaga menjadi peluang besar untuk diintegrasikan agar lebih efektif dan berdampak luas.

“Kami menjajaki kerja sama dan kolaborasi dengan BKKBN, karena program PKK, Posyandu, dan BKKBN saling beririsan. Dari situ kami petakan apa saja yang bisa disinergikan,” ujar Nawal usai menerima jajaran Perwakilan BKKBN Jateng di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jateng, Kamis (2/4/2026).

Ia mencontohkan, dalam upaya pencegahan stunting serta penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), TP PKK dan TP Posyandu memiliki program Kencan Bumil (Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil).

Sementara itu, BKKBN menjalankan sejumlah program seperti Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Dahsyat (Dapur Sehat Atasi Stunting), serta penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Di sektor pendidikan anak usia dini, sinergi juga akan dilakukan antara program Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak) milik BKKBN dengan program PAUD Emas yang dijalankan melalui Posyandu.

Tak hanya itu, kolaborasi turut menyasar pengasuhan keluarga di era digital. Program Paaredi (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital) dari PKK Jateng serta Cilukba (Crito lan Dolanan Kaliyan Bapak) dari Posyandu akan dipadukan dengan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) milik BKKBN.

Lebih luas, sinergi ini juga mencakup pencegahan perkawinan anak, perlindungan lansia, hingga layanan kesehatan mental bagi anak, perempuan, remaja, penyandang disabilitas, dan keluarga.

Nawal juga menaruh perhatian pada layanan konsultasi keluarga berbasis digital milik BKKBN Jawa Tengah melalui platform BahteraCinta.id. Ia menilai layanan tersebut berpotensi besar untuk dikolaborasikan dengan layanan kesehatan mental yang dimiliki Posyandu.

“Inovasi ini sangat baik, karena menyediakan layanan konsultasi psikis yang ditangani langsung oleh psikolog, bukan berbasis AI. Ini penting di tengah meningkatnya kerentanan kesehatan mental generasi muda,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Rusman Efendi, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antar-lembaga akan memperkuat efektivitas program pembangunan keluarga di Jawa Tengah.

“Audiensi ini menjadi langkah awal untuk mengolaborasikan program BKKBN dengan PKK dan Posyandu. Dengan perpaduan ini, diharapkan dampak pembangunan keluarga di Jawa Tengah akan semakin optimal,” ujarnya. (one/redaksi)

Iklan Detail Berita
Komentar Facebook

Tuliskan Komentar Anda