- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Pascalebaran, Disdukcapil Batang Dipadati Ratusan Pemohon Layanan Kependudukan

Keterangan Gambar : Ratusan pemohon memadati Disdukcapil Batang untuk kepentingan layanan administrasi kependudukan pascalibur lebaran, Kamis (26/3/2026). Dok. Diskominfo Batang
Batang, infojateng.id – Ratusan pemohon memadati
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang untuk
kepentingan layanan administrasi kependudukan pascalibur lebaran, Kamis
(26/3/2026).
Pada hari pertama, masyarakat langsung menyerbu untuk
mendapatkan layanan mulai dari perekaman KTP Elektronik hingga pembuatan Kartu
Identitas Anak (KIA).
Mayoritas warga memilih hari pertama masuk kerja, untuk
mendapatkan layanan dengan harapan segera terlayani secara cepat, sehingga
sempat menimbulkan antrean.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Budaya Baca dan Literasi Lewat Video Melalui Bimtek0
- Hujan Deras Guyur Batang, BPBD Pastikan Jalur Pantura Aman untuk Arus Balik0
- Silaturahmi ke Ulama, Ahmad Luthfi Diwejangi Tetap Sabar dan Muliakan Rakyat 0
- 4 Juta Ternak di Batang Hanya Bergantung pada Satu Dokter, Ini Penyebabnya0
- Bupati Apresiasi Program Balik Gratis Polres Karanganyar, Ratusan Perantau Kembali dengan Aman dan N0
Hal tersebut dibenarkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdukcapil
Batang Ahmad Fatoni dengan menerjunkan seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan
hingga ratusan pemohon.
“Lumayan ramai, kami melayani hingga 623 pemohon, di antaranya
untuk pengurusan KTP Elektronik, Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak hingga
pindah wilayah dan lainnya,” kata Fatoni, saat ditemui di kantornya.
Dia mengakui, peningkatan jumlah pemohon sebagian merupakan
pemudik yang memanfaatkan waktu sebelum kembali merantau.
Salah satu pemohon, Fajeri pemohon asal Gringsing mengaku
kedatangannya ke Disdukcapil untuk melakukan perpindahan tempat tinggal karena
kepentingan pendidikan.
“Hal ini penting karena saat ini putranya melanjutkan pendidikan
ke jenjang perguruan tinggi di Kota Kembang Bandung. Biar secara administratif
dan kegiatan pendidikannya lebih mudah, makannya pindah ke Bandung. Istilahnya
mau" atau pindah tempat tinggal,” jelas Fajeri.
Sementara itu, Ghofar bersama istri asal Tegalsari sengaja
melakukan perbaikan data kependudukan saat awal pascalebaran karena melihat
situasi layanan yang belum begitu padat.
“Ini baru sempat ngurus Kartu Keluarga, yang kemarin belum
sempat menambahkan nama ibu kandung dalam data. Mumpung belum terlalu padat,
kami langsung ke Disdukcapil biar keperluan administrasi kependudukan ke depan
lebih mudah,” kata dia.
Ia mengku selama proses pengurusan tak memakan waktu lama,
sehingga dapat terlayani dengan cepat.
“Waktu tunggu pelayanan cuma 10 menit dan tidak terlalu ribet,
langsung bisa ditambahkan nama ibu kandung ke Kartu Keluarga,” tukasnya. (eko/redaksi)











