- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Pemprov Jateng Butuh Peran Aktif Mahasiswa Atasi Persoalan Kemasyarakatan

Keterangan Gambar : Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen saat memberikan keynote speech dalam Pelantikan dan Studium Generale Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang di Kota Semarang pada Senin (9/2/2026).
Semarang, infojateng.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah membutuhkan peran aktif mahasiswa untuk turut serta mengatasi persoalan sosial kemasyarakatan di wilayahnya.
“Tentu kami membutuhkan adik-adik mahasiswa yang saat ini dipercaya memimpin organisasi kemahasiswaan,” Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin saat memberikan keynote speech dalam Pelantikan dan Studium Generale Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang di Kota Semarang pada Senin (9/2/2026).
Baca Lainnya :
- Warga Terdampak Tanah Bergerak Tegal Dipastikan Bisa Kembali Hidup Layak0
- 24 Hari Pencarian Yazid di Bukit Mongkrang Berakhir Duka, Sekda Jateng: Keluarga Sudah Ikhlas0
- Petani Temanggung Dikenalkan Teknologi Plasma Ozon, Ini Tujuannya0
- Kanada Lirik Investasi di Jateng, Ahmad Luthfi Tawarkan Teknologi Pertanian hingga Kesehatan0
- admin0
Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini berharap, aktifis mahasiswa tidak hanya aktif di organisasi intra kampus semata. Organisasi yang diikuti diharapkan mampu menjadi ruang lahirnya gagasan dan solusi atas berbagai persoalan nyata yang dihadapi daerah.
Di hadapan ratusan mahasiswa, wagub menegaskan bahwa pengalaman berorganisasi merupakan bekal penting untuk menyongsong kehidupan bermasyarakat yang sesungguhnya, termasuk saat terlibat dalam pemerintahan daerah.
“Adik-adik mahasiswa di organisasi Dema ini sedang menuju kehidupan bermasyarakat yang sejati, seperti yang dihadapi dalam organisasi pemerintahan daerah. Berbagai permasalahan itu harus ditangani, dan penanganannya membutuhkan inovasi,” ujarnya.
Gus Yasin menegaskan bahwa struktur organisasi eksekutif mahasiswa sejatinya merupakan miniatur pemerintahan. Di dalamnya, nilai kepemimpinan, pengambilan keputusan, hingga manajemen organisasi ditempa sebagai bekal menjadi pemimpin di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.rnrnIa menyamakan dinamika Dema dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di pemerintahan, yang dituntut bekerja berdasarkan kesepakatan bersama, bukan kepentingan pribadi atau sektoral.
Dalam kesempatan itu, Gus Yasin mendorong kepada mahasiswa untuk senantiasa menjaga lingkungan.“Inovasi hari ini adalah tentang lingkungan. Bagaimana kita memanfaatkan bumi tanpa mengganggu ekosistem. Kita butuh cara-cara baru agar manusia justru memberi manfaat bagi alam, demi keberlangsungan kehidupan,” tegasnya. (eko/redaksi)











