- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Polresta Pati Gelar Latihan Kesiapan Satuan, Ini Tujuannya
Keterangan Gambar: Polisi mengamankan provokator aksi dalam peragaan latihan lapangan kesiapan satuan antisipasi gangguan kamtibmas yang berimplikasi kontingensi di halaman Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (23/4/2026).
Pati, infojateng.id - Polresta Pati menggelar kegiatan peragaan latihan lapangan kesiapan satuan antisipasi gangguan kamtibmas yang berimplikasi kontingensi di halaman Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan
personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan yang dapat berkembang
menjadi situasi kontingensi di wilayah Kabupaten Pati.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda,
perwakilan TNI, instansi terkait, serta diikuti oleh personel gabungan dari
Polri, TNI, dan stakeholder pendukung lainnya. Latihan ini menjadi bagian
penting dalam memastikan sinergitas antar lembaga dalam menjaga stabilitas
keamanan daerah.
Dalam sambutannya, Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka
Wahyudi menyampaikan, bahwa latihan ini merupakan langkah strategis untuk
meningkatkan kesiapsiagaan personel.
“Latihan ini menjadi sarana untuk mengasah kemampuan
anggota dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang bisa
berkembang menjadi situasi kontingensi,” ujar Jaka Wahyudi.
Ia menegaskan bahwa dalam latihan tersebut diperagakan
berbagai tahapan penanganan situasi, mulai dari kondisi hijau, kuning hingga
merah.
“Seluruh skenario dilatihkan secara bertahap agar
personel memahami prosedur dan mekanisme penanganan sesuai dengan standar
operasional yang berlaku,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolresta menekankan pentingnya
kolaborasi antara Polri, TNI, dan instansi terkait. Kegiatan ini juga sebagai
bentuk nyata bahwa Polri tidak bekerja sendiri, melainkan bersinergi dengan TNI
dan stakeholder lainnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam arahannya kepada peserta latihan, ia menekankan
pentingnya peningkatan kemampuan teknis dan taktis.
“Saya minta seluruh personel mempertajam kemampuan,
memahami teknik negosiasi, serta penggunaan peralatan sesuai SOP agar
pelaksanaan tugas di lapangan berjalan optimal,” tegas Jaka.
Selain itu, kapolresta juga mengingatkan pentingnya komunikasi
dan koordinasi lintas sektor.
“Tidak boleh ada ego sektoral, pengamanan adalah kerja
tim. Pastikan komunikasi antar unsur berjalan cepat, tepat, dan akurat,”
imbuhnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan humanis dalam
menghadapi massa. Yakni mengedepankan sikap humanis, dan tidak mudah terpancing
provokasi.
Masyarakat yang menyampaikan pendapat adalah bagian
dari kita, namun penegakan hukum tetap harus dilakukan secara tegas,” katanya.
Lebih jauh, Kapolresta menekankan agar setiap personel
memahami tugas dan tanggung jawabnya. “Setiap anggota harus mengetahui peran
masing-masing, sehingga dalam pelaksanaan di lapangan tidak terjadi keraguan
dan semua berjalan sesuai rencana,” lanjutnya.
Di akhir kegiatan, Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka
Wahyudi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada
seluruh personel yang telah berpartisipasi. Semoga latihan ini memberikan
manfaat nyata dalam meningkatkan kesiapan kita dalam memberikan perlindungan,
pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (eko/redaksi)











