- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Rumpelsos Sultan Fatah Demak Layani Orang Terlantar Hingga ODGJ

Keterangan Gambar : Rumah Pelayanan Sosial Sultan Fatah Demak menjadi salah satu garda terdepan dalam memberikan perlindungan, perawatan, rehabilitasi, serta pemberdayaan bagi kelompok rentan. Dok. Dinkominfo Demak
Demak, infojateng.id – Rumah Pelayanan Sosial (Rumpelsos) Sultan Fatah Demak menjadi salah satu garda terdepan dalam memberikan perlindungan, perawatan, rehabilitasi, serta pemberdayaan bagi kelompok rentan di Kabupaten Demak.
Kepala UPTD Rumpelsos Sultan Fatah Demak, Aniek
Shaubichati menyampaikan, keberadaan Rumpelsos untuk memulihkan fungsi sosial,
serta meningkatkan kesejahteraan individu yang tidak mampu, terlantar, maupun
membutuhkan penanganan khusus.
“Rumpelsos ini merupakan tempat perlindungan sementara
bagi masyarakat rentan, dengan tujuan memulihkan fungsi sosial mereka,” kata
Aniek saat ditemui di kantornya, Selasa (21/4/2026).
Baca Lainnya :
- Temanggung Perkuat Antisipasi Dampak Iklim terhadap Komoditas Kopi dan Cengkeh0
- Persebi Boyolali Lolos ke Putaran Liga 4 Nasional, Targetkan Naik Kasta Liga 30
- Dampingi Selvi Gibran Pada Puncak Peringatan Hari Kartini di Rembang, Ini Kata Nawal Yasin0
- Pengusaha Perempuan Batang Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Usaha Kuliner0
- Dinkes Batang Dorong Deteksi Dini Lewat Skrining Kesehatan0
Disampaikan Anik, saat ini terdapat 11 penerima
manfaat (PM) yang berada di Rumpelsos, sementara tiga lainnya tengah menjalani
perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).
“Jumlah tersebut tidak bisa ditentukan secara pasti,
karena penerima manfaat keluar masuk,” tambahnya.
Menurut dia, Rumpelsos Sultan Fatah melayani berbagai
kondisi, mulai dari orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), lansia terlantar, hingga
keluarga yang mengalami penelantaran.
Bahkan, terdapat kasus suami, istri, dan anak
terlantar yang saat ini ditangani dengan melibatkan kerja sama lintas instansi,
termasuk kepolisian dan Kementerian Sosial.
Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai
pihak, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melalui identifikasi
biometrik, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk mendukung pelayanan.
“Penerima manfaat yang kami tangani berasal dari
berbagai daerah, seperti Lampung, Jawa Barat, hingga Cirebon. Identitas mereka
kami ketahui melalui proses identifikasi biometrik,” jelas Anik.
Dalam keseharian, lanjut dia, kegiatan yang dilakukan
di Rumpelsos meliputi perawatan dasar seperti mandi, makan, menjaga kebersihan,
hingga berjemur untuk menjaga kesehatan.
Pihaknya juga menangani anak terlantar dan putus
sekolah. Untuk keberlanjutan pendidikan, anak-anak tersebut akan diarahkan ke
panti sosial milik pemerintah, seperti Panti Wira Adi Karya di Ungaran.
Sementara, untuk anak korban kekerasan dalam rumah
tangga (KDRT) atau yang ditinggalkan orang tua, pihaknya bekerja sama dengan
panti sosial di Salatiga.
Aniek menambahkan, Rumpelsos Sultan Fatah berfungsi sebagai rumah singgah sementara, dengan standar operasional prosedur (SOP) masa tinggal maksimal 15 hari, sebelum ditindaklanjuti oleh pihak provinsi. (eko/redaksi)











