Sekda Jateng Minta Satpol PP Kedepankan Pendekatan Humanis dan Persuasif

By Admin Utama
12 Mei 2026, 13:35:44 WIB Daerah
Sekda Jateng Minta Satpol PP Kedepankan Pendekatan Humanis dan Persuasif

Keterangan Gambar : Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno dalam Gelar Pasukan HUT ke-76 Satpol PP, HUT ke-64 Satlinmas, dan HUT ke-107 Damkar tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Stadion Sriwedari, Selasa (12/5/2026).


Demak, infojateng.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, meminta jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), dan Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam Gelar Pasukan HUT ke-76 Satpol PP, HUT ke-64 Satlinmas, dan HUT ke-107 Damkar tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Stadion Sriwedari, Selasa (12/5/2026).

Sumarno berharap momentum hari ulang tahun tersebut menjadi pengingat untuk meningkatkan tanggung jawab dan profesionalisme dalam bekerja.

Baca Lainnya :

“Harapannya ke depan lebih baik lagi. Tentu saja kolaborasi dengan semua pihak penting untuk dilakukan,” katanya.

Ia juga meminta pemerintah kabupaten/kota menempatkan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat sebagai prioritas utama. Menurutnya, pembangunan hanya dapat berjalan berkelanjutan apabila daerah dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.

Dalam kesempatan itu, Sumarno menyampaikan lima poin strategis yang harus menjadi perhatian di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Pertama, transformasi citra dan pendekatan humanis. Satpol PP diminta mengedepankan pendekatan persuasif, edukatif, dan dialogis dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda), sehingga hadir sebagai pelayan masyarakat yang mengutamakan pembinaan dan keteladanan.

Ia juga menekankan pentingnya implementasi Permendagri Nomor 16 Tahun 2023 tentang kode etik Satpol PP guna menjaga profesionalisme dan meningkatkan kepercayaan publik.

“Kepada Satpol PP, kedepankan pendekatan dialogis dan humanis dalam penegakan perda,” tegasnya.

Kedua, penguatan peran Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar dalam menjaga stabilitas daerah. Ketiga, penguatan manajemen risiko bencana dan kebakaran di tengah tantangan perubahan iklim, cuaca ekstrem, dan meningkatnya potensi kebakaran.

Sumarno menyebut jumlah personel Damkar di Jawa Tengah saat ini baru mencapai 2.526 personel, sementara kebutuhan ideal sekitar 11.020 personel atau rasio 1 personel untuk 3.500 penduduk.

“Kondisi ini perlu menjadi pertimbangan bersama agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.

Keempat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan agar pelayanan publik semakin profesional, adaptif, dan terpercaya.

Kelima, penguatan peran masyarakat melalui pemberdayaan warga dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman lingkungan.

Kepada jajaran Satlinmas, Sumarno meminta agar terus memperkuat peran sebagai garda depan deteksi dini gangguan keamanan serta menjadi unsur utama dalam penyelesaian persoalan sosial di desa maupun kelurahan.

Sementara kepada jajaran Damkar, ia menekankan pentingnya modernisasi armada, peralatan, dan alat pelindung diri guna mendukung penanganan kebakaran dan penyelamatan yang lebih cepat, aman, dan efektif, sekaligus memperluas layanan kedaruratan bagi masyarakat.

Pada kegiatan tersebut juga digelar lomba defile pasukan yang diikuti 30 kontingen dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Kontingen Kota Semarang berhasil meraih juara pertama, disusul Kota Surakarta di posisi kedua dan Kota Salatiga di posisi ketiga.

Selain itu, Sumarno turut meninjau layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang dibuka selama kegiatan berlangsung, bahkan ikut mendonorkan darah di lokasi acara. (one/redaksi)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment