- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Tangani Banjir Pekalongan, Pemprov Jateng Kerahkan Pompa hingga Salurkan Logistik Ratusan Juta

Keterangan Gambar : Salah satu genset yang dikerahkan dalam penanganan banjir di Pekalonga.
Pekalongan, infojateng.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus berupaya menangani bencana banjir yang melanda Kota dan Kabupaten Pekalongan. Belasan unit pompa air dikerahkan, serta bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah disalurkan ke warga terdampak.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginstruksikan jajaran terkait untuk secepat mungkin melakukan penanganan secara terpadu. Apa saja yang dibutuhkan warga agar segera ditangani.“Apa yang diperlukan pengungsi, segera tangani,” ujar gubernur.
Baca Lainnya :
- Relokasi Korban Tanah Gerak Tegal Dikebut, Pemprov Jateng Kaji Geologi Lahan Huntara0
- Pemprov Jateng Butuh Peran Aktif Mahasiswa Atasi Persoalan Kemasyarakatan0
- Warga Terdampak Tanah Bergerak Tegal Dipastikan Bisa Kembali Hidup Layak0
- 24 Hari Pencarian Yazid di Bukit Mongkrang Berakhir Duka, Sekda Jateng: Keluarga Sudah Ikhlas0
- Petani Temanggung Dikenalkan Teknologi Plasma Ozon, Ini Tujuannya0
Ditegaskan, melalui koordinasi jajaran Pemprov Jawa Tengah, pemerintah daerah, serta instansi terkait, ia menginstruksikan seluruh langkah penanganan darurat mesti berjalan terpadu, dan tepat sasaran. Pemprov mengerahkan dukungan logistik, bantuan kebutuhan dasar, serta penguatan penanganan dampak banjir bagi warga terdampak.
Pemerintah komitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat Pekalongan, memastikan keselamatan warga, dan mengawal proses pemulihan hingga kondisi kembali normal.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catur Penanggungan, mengungkapkan, bantuan pertama dilakukan pada 7 Januari 2026, yakni Rp 169.731.854 untuk Kota Pekalongan dan Rp 182.236.270 untuk Kabupaten Pekalongan. Bantuan yang disalurkan saat itu total Rp 359.395.578
“Bantuan Pemprov Jawa Tengah terus berlanjut untuk korban banjir di Kabupaten Pekalongan melalui Dinsos, BPBD dan Dishanpan setempat Rp 187.109.308 serta Rp 25.000.000 dari Korpri Provinsi Jawa Tengah,” ujar Bergas, Selasa (10/2/2026).
Selain itu, sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, sejumlah sarana dan prasarana diterjunkan total 12 mobile pompa. Dari DPUPR Provinsi Jawa Tengah 8 unit pompa dan BPBD Kabupaten/kota 4 unit pompa (Demak, Kota Semarang, Kota Solo dan Pemalang). “Selain pompanisasi, Pemprov Jateng juga melakukan penanganan darurat dengan peninggian tanggul menggunakan sandbag bekerja sama Pemprov, Pisdataru, DPUPR dengan TNI-Polri,” ujarnya.rnrnIa juga menjelaskan penyebab banjir di Pekalongan sulit surut diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi, ditambah limpasan air dari Sungai Sengkarang dan Sungai Meduri. Diperparah dengan kondisi wilayah yang berupa daerah cekungan. “Kami dari pemerintah akan terus berupaya melakukan penanganan agar banjir segera surut,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, menambahkan, sejak mula Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah memberikan perhatian kepada para korban banjir di Kabupaten maupun Kota Pekalongan. “Kami sudah mengirimkan bantuan ratusan juta untuk para korban banjir di sana,” katanya.
Secara rinci, bantuan tersebut untuk keperluan makan, peralatan evakuasi, sandang atau selimut, dan perlengkapan keluarga.
“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan makan, dapur umum, pengungsian bisa menjadi nyaman bagi para pengungsi meskipun sifatnya sementara. Harapannya, banjir segera surut, itu yang diupayakan oleh Pemprov Jateng,” ungkap Imam. (eko/redaksi)











