- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Wagub Taj Yasin: Porprov Jateng 2026 Butuh Kolaborasi Berbagai Pihak

Keterangan Gambar : Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin saat memimpin Rapat Koordinasi Panitia Besar Porprov Jateng XVII di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Jateng, Kota Semarang, Jumat (24/4/2026).
Semarang, infojateng.id – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meminta panitia Porprov Jateng XVII tahun 2026 kolaborasi berbagai pihak berjalan lancar dan sukses.
Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi
Panitia Besar Porprov Jateng XVII, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di
Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jateng, Kota Semarang, Jumat (24/4/2026).
"Porprov ini saya rasa sangat istimewa. Di
tengah-tengah efisiensi dan lain sebagainya, tetapi kami punya semangat untuk
bagaimana ini benar-benar bisa sukses," ujar Taj Yasin.
Baca Lainnya :
- Gubernur Luthfi Raih Penghargaan Kesehatan Nasional Usai Turunkan Stunting0
- Keren, Peternak Sapi Milenial di Purworejo Ini Bisa Jadi Percontohan0
- Abaikan Penetapan Pengadilan? Dokumen Desa Picu Polemik Tanah Juwana0
- Rumah Apung untuk Mak Jah, Penjaga Terakhir Mangrove Sayung0
- Ratusan Massa Geruduk Kantor Bupati Demak, Ada Apa?0
Sebagai Ketua Umum Panitia Besar Porprov Jateng 2026,
Taj Yasin menekankan, kunci utama menghadapi tantangan tersebut adalah
memperkuat kebersamaan seluruh pemangku kepentingan olahraga. Mulai dari
pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga pengurus cabang olahraga dan
dukungan dunia usaha.
Selama ini, lanjutnya, kolaborasi dengan sektor
non-pemerintah sudah berjalan dan perlu
diperkuat.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada
kebersamaan dan kolaborasi dari semua pihak agar pelaksanaan Porprov ini bisa
berjalan optimal,” tegasnya.
Selain memastikan kelancaran penyelenggaraan, Pemprov
Jateng juga menaruh perhatian pada keberlanjutan pembinaan atlet.
Porprov diharapkan menjadi ruang lahirnya atlet-atlet
berprestasi yang memiliki kedisiplinan dan komitmen untuk terus membawa nama
Jawa Tengah di ajang yang lebih tinggi.
Sebagai bentuk dukungan jangka panjang, pemerintah
juga mendorong penguatan koordinasi dengan kabupaten/kota dalam membuka peluang
bagi atlet berprestasi untuk memperoleh jaminan masa depan.
“Para atlet ini adalah aset daerah. Kita ingin
memastikan mereka tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki jaminan masa
depan yang baik,” imbuh sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu.
Penguatan kolaborasi itu juga sejalan dengan skema pendanaan
yang disiapkan. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah,
Sujarwanto Dwiatmoko, menjelaskan pembiayaan Porprov bersumber dari dua jalur
utama.
“Semua biaya yang timbul dibebankan pada APBD Provinsi
Jawa Tengah. Kemudian yang kedua adalah sumber dana lain yang sah dan tidak
mengikat,” jelas Sujarwanto.
Menurut dia, skema tersebut membuka ruang partisipasi
luas dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, untuk turut berkontribusi
menyukseskan Porprov sekaligus memanfaatkan momentum sebagai ajang promosi.
“Artinya kita juga menerima partisipasi dari semua
unsur yang ingin mensukseskan Porprov ini, sekaligus menjadi ajang promosi
berbagai produk dunia usaha,” imbuhnya.
Selain itu, ia juga mendorong pembentukan tim-tim
teknis penyelenggaraan yang melibatkan unsur instansi terkait sesuai kebutuhan,
guna memastikan seluruh aspek pelaksanaan berjalan efektif dan terkoordinasi.
Porprov XVII Jateng dijadwalkan berlangsung pada 25–31
Oktober 2026 di wilayah Semarang Raya meliputi Kota Semarang, Kabupaten
Semarang, Kendal, Salatiga, Grobogan, dan Demak, dengan sebagian cabang
olahraga juga digelar di Blora.
Ajang empat tahunan ini akan mempertandingkan 59
cabang olahraga dengan 830 nomor pertandingan. Dari jumlah itu, setidaknya akan
melibatkan 10.528 orang atlet dan pelatih.
Dengan semangat kebersamaan dan penguatan kolaborasi,
Pemprov Jateng optimistis Porprov 2026 tidak hanya sukses penyelenggaraan,
tetapi juga sukses dalam melahirkan atlet-atlet unggulan yang mampu berprestasi
di tingkat nasional maupun internasional. (eko/redaksi)











