- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Bupati Jepara Alokasikan Rp200 Miliar per Tahun untuk Perbaikan Jalan

Keterangan Gambar : Bupati Jepara, Witiarso Utomo saat berkantor langsung di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Selasa (5/5/2026).
Jepara, infojateng.id - Program “Bupati Ngantor di Desa” kembali digelar. Kali ini, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, berkantor langsung di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke sejumlah tenant
UMKM lokal. Dalam kesempatan tersebut, Bupati tidak hanya berdialog dengan
pelaku usaha, tetapi juga memborong serta mencicipi berbagai produk unggulan
warga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian desa.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi
interaktif bersama masyarakat. Antusiasme warga terlihat tinggi, dengan lebih
dari 13 pertanyaan yang diajukan. Beragam isu disampaikan, mulai dari
infrastruktur, pertanian, pariwisata, pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Baca Lainnya :
- Komunitas Pelestari Budaya Indonesia Pikat Peragaan Wastra Jepara0
- Hadirkan Kartini Inkubator Bisnis, Wadah Wirausaha Dukung UMKM Naik Kelas0
- Penyalahgunaan Subsidi Migas di Jateng Marak, Polda Ungkap 53 Kasus0
- Dies Natalis ke-56, INISNU Temanggung Beri Penghargaan ke Sejumlah Tokoh0
- Gaspol, Pertumbuhan Ekonomi Jateng Melesat 5,89 Persen 0
Seluruh pertanyaan dijawab secara terbuka dan tuntas
oleh Bupati bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang
hadir langsung di lokasi.
Bupati Witiarso Utomo menyampaikan, bahwa sejumlah
proyek infrastruktur yang sempat tertunda saat ini masih dalam proses tender
dan akan kembali dilanjutkan pada pertengahan Mei 2026.
Ia merinci, untuk Kecamatan Kembang pembangunan ruas
jalan Cepogo–Siculik dengan anggaran Rp4,8 miliar dijadwalkan mulai dikerjakan
pada pertengahan Mei.
"Ruas jalan Pendem–Jenggotan–Dudakawu telah
diusulkan ke pemerintah pusat dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp17 miliar
pada tahun ini," jelasnya.
Menurutnya, total kebutuhan anggaran untuk memperbaiki
seluruh infrastruktur jalan di Jepara hingga kondisi mulus mencapai sekitar
Rp1,2 triliun. Namun, perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan alokasi
sekitar Rp200 miliar per tahun.
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp100 miliar bersumber
dari pajak daerah, sementara sisanya diharapkan berasal dari dukungan
pemerintah pusat dan provinsi.
“Kita targetkan dalam empat tahun ke depan
infrastruktur bisa terselesaikan secara bertahap, baik melalui APBN, APBD,
maupun bantuan provinsi,” ujar Witiarso.
Di sektor kesehatan, Bupati juga mengungkapkan bahwa
Puskesmas Kembang sedang dalam proses peningkatan status menjadi fasilitas
rawat inap. Proses tersebut ditargetkan rampung tahun ini, dengan operasional
layanan rawat inap direncanakan mulai awal 2027.
Rangkaian kegiatan “Bupati Ngantor di Desa” di Desa
Tubanan ditutup dengan kunjungan ke lokasi pengolahan sampah domestik menjadi
Refuse Derived Fuel (RDF), serta peninjauan UMKM berbasis hidroponik yang
berkembang di wilayah tersebut.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Jepara
berharap dapat mempercepat penyerapan aspirasi masyarakat sekaligus memastikan
pelayanan publik berjalan lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan warga. (eko/redaksi)











