- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Bupati Jepara Siapkan Revitalisasi Sekolah dan Madrasah

Keterangan Gambar : Bupati Jepara Witiarso Utomo saat kegiatan halalbihalal di SDN 4/6 Bulungan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Selasa (31/3/2026).
Jepara, infojateng.id - Keluarga besar Satuan Koordinator Pendidikan Kecamatan (Satkordikcam) Pakis Aji menggelar kegiatan halalbihalal di SDN 4/6 Bulungan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan ang dihadiri Bupati Jepara Witiarso Utomo, Kepala Disdikpora Ratib Zaini, Camat Pakisaji Mujoko dan ratusan guru ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kecamatan Pakis Aji.
Koordinator Satkordikcam Pakis Aji, Edi Supriyono, menyampaikan ada berbagai satuan pendidikan mulai dari TK hingga SMA/Sederajat yang tersebar di delapan desa di wilayah kerjanya.
Baca Lainnya :
- Ahmad Luthfi Minta ASN Tak Kerja Administratif Saja, Tapi Jadi Problem Solver0
- Lampaui Target, SMK NU Lasem Sabet Juara 1 LKS Automobile Technology0
- Polda Jateng Ungkap Investasi Walet Fiktif, Pelaku Raup Aset Puluhan Miliaran0
- Muara Pembangunan Jateng untuk Kesejahteraan Masyarakat0
- Dosen UMK: Harga Minyak Dunia Meroket, Tekan Perekonomian Indonesia 0
Peserta didik di wilayahnya telah menunjukkan berbagai prestasi membanggakan hingga tingkat provinsi.
Sejumlah prestasi yang diraih di antaranya Juara 1 Forda Jateng Lomba Ketapel Tradisional Junior oleh Wildan Oktaviano dari SD Negeri Kawak, Juara 2 MAPSI tingkat provinsi cabang TIKI oleh Kinetta Ziya Ramadhani dari SD Negeri 1 Suwawal Timur, serta Juara 1 FLS3N tingkat kabupaten lomba ukir oleh Umarul Yahya Al Fahrul dari SD Negeri 3 Bulungan.
Selain itu, prestasi juga diraih oleh Arzha Dwi Afdillah dari SDN 3 Kawak sebagai Juara 1 lomba ukir tingkat kabupaten, serta Juara 1 POPDA kabupaten cabang woodball yang diraih oleh siswa SDN 1 Kawak.
“Banyak peserta didik dari Pakis Aji yang berhasil mengharumkan nama Jepara hingga tingkat provinsi. Ke depan, prestasi ini akan terus kita tingkatkan,” ujar Edi.
Pihaknya juga akan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Ujung proses ini diharapkan juga berbuah manis peningkatan prestasi anak didik baik terkait akademik maupun lainnya.
"Kita ingin pastikan yang terbaik untuk anak didik di Pakisaji," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo menegaskan pentingnya silaturahmi dengan para guru sebagai ujung tombak pendidikan.
Lewat proses itu, pihaknya bisa mendengar langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan di dunia pendidikan.
Ia juga menekankan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
“Kami ingin menciptakan pendidikan yang nyaman. Apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan, silakan diajukan agar pembelajaran bisa terus meningkat,” tambah Witiarso.
Terkait sarana dan prasarana, Witiarso mendorong sekolah-sekolah yang membutuhkan revitalisasi untuk segera mengajukan usulan. Menurutnya, fasilitas yang memadai akan berpengaruh besar terhadap pembentukan karakter peserta didik.
“Dengan fasilitas yang baik, anak-anak bisa berkembang lebih optimal dan membentuk karakter yang kuat,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan pemerintah pusat telah membuka peluang besar untuk perbaikan fasilitas pendidikan, termasuk di Kabupaten Jepara.
Program revitalisasi tidak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga madrasah seperti MI, MTs, dan MA, yang turut mendapatkan dukungan berupa fasilitas seperti smartboard.
Selain itu, tersedia pula program bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dengan kuota sekitar 25 ribu untuk siswa madrasah dan 50 ribu untuk sekolah negeri.
Melalui kegiatan halal bihalal ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing di Kabupaten Jepara. (eko/redaksi)











