- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Disnaker Batang Dorong Pendaftaran Online Kartu Pencari Kerja

Keterangan Gambar : Kepala Disnaker Batang Suprapto meninjau pelayanan pembuatan Kartu Pencari Kerja di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Batang, Kamis (2/4/2026). Dok. Diskominfo Batang
Batang, infojateng.id – Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker)
Batang Suprapto meninjau, langsung pelayanan pembuatan Kartu Pencari Kerja
(AK1) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Batang, Kamis (2/4/2026).
Dia menyampaikan, bahwa layanan AK1 di MPP Batang
dibuka setiap hari sesuai jam operasional, sebagai upaya memudahkan masyarakat
dalam mengakses layanan ketenagakerjaan.
“Pelayanan AK1 di MPP ini kami buka setiap hari
kerja untuk memantau minat masyarakat serta jumlah pencari kerja di Kabupaten
Batang,” jelas Suprapto.
Baca Lainnya :
- Terapkan Subsidi Silang untuk Keadilan Air Bersih0
- Pemkab Batang Fasilitasi Pelaku Ekraf, Lindungi Kekayaan Intelektual0
- Kostum Berkarakter Meriahkan HUT Ke-47 SMPN 2 Batang0
- Diskominfo Batang Kumpulkan 59 Liter Minyak Jelantah, Siap Pecahkan Rekor Muri0
- Event Budaya hingga Sport Tourism Bakal Ramaikan Hari Jadi ke-1.120 Kota Magelang0
Ia juga mengungkapkan, jumlah pencari kerja yang
datang langsung ke MPP saat ini mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Itu
dipengaruhi oleh kemudahan akses pendaftaran secara daring melalui berbagai
platform.
“Sekarang masyarakat sudah bisa mendaftar secara
online melalui Ayo Kerja Jateng, Batang Career, maupun Siap Kerja Kemnaker,
sehingga yang datang langsung ke MPP menjadi berkurang,” jelasnya.
Meski demikian, Suprapto menambahkan bahwa pencari
kerja tetap diwajibkan datang ke MPP atau kantor Disnaker untuk mencetak kartu
AK1 secara fisik.
“Berdasarkan data Disnaker, jumlah pengurus AK1 pada
tahun sebelumnya mencapai sekitar 3.000 hingga 5.000 orang, dengan rata-rata
sekitar 3.750 orang per tahun. Sementara itu, rata-rata pengurusan AK1 di MPP
Batang mencapai sekitar 100 orang per bulan,” ungkapnya.
Suprapto menyebutkan, selain layanan AK1, Disnaker
Batang juga melayani pendaftaran Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dengan
rata-rata 3 hingga 5 pendaftar setiap harinya.
“Sebagian besar masyarakat mengurus AK1 saat sudah mendapatkan informasi lowongan pekerjaan atau sebagai syarat administrasi lamaran kerja, seperti di perusahaan yang berada di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Padahal idealnya, lulusan baru seperti SMK sudah menyiapkan dokumen seperti AK1, KTP, dan SKCK sejak awal setelah lulus,” terangnya.
Melalui layanan ini, Disnaker Batang berharap dapat terus meningkatkan kemudahan akses layanan ketenagakerjaan serta mendorong kesiapan tenaga kerja lokal dalam menghadapi peluang kerja yang tersedia. (eko/redaksi)











