- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
DKPPP Temanggung Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban Jelang Iduladha

Keterangan Gambar : DKPPP Kabupaten Temanggung melakukan pemeriksaan kesehatan, sekaligus pemberian obat cacing pada calon hewan kurban nenjelang Hari Raya Iduladha. Dok. Jatengprov
Temanggung, infojateng.id – Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung melakukan pemeriksaan kesehatan, sekaligus pemberian obat cacing pada calon hewan kurban.
Kegiatan itu bertujuan memastikan hewan
yang akan disembelih dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit, khususnya
penyakit menular.
Kepala Bidang Peternakan DKPPP
Temanggung, Wisnu Widoyoko mengatakan, pemberian obat cacing merupakan langkah
penting untuk menjaga kesehatan hewan, sekaligus mencegah potensi penularan
penyakit kepada manusia.
Baca Lainnya :
- Pengedar 36,64 Gram Sabu Modus Tempel di Banyumas DIbekuk Polisi0
- Polresta Pati Gelar Latihan Kesiapan Satuan, Ini Tujuannya0
- Resahkan Warga, Polisi Bujuk ODGJ Serahkan Sajam Serahkan0
- Harlah ke-80 Muslimat NU, Perkuat Peran Perempuan dan Soliditas Organisasi0
- Talkshow “Gempur Rokok Ilegal” Perkuat Edukasi Publik di Jepara0
“Kami periksa terkait kesehatan
hewannya, kemudian apakah ada penyakit, dan pada hari ini kita lakukan, salah
satunya pemberian obat cacing dan suntik penyakit lainnya, diharapkan nanti
daging dari hewan itu terbebas dari penyakit, dan tidak ada temuan cacing pada
hati ternak tersebut,” jelas Wisnu, Kamis (23/4/2026).
Ditambahkan, kondisi hewan yang sehat
akan berpengaruh langsung terhadap kualitas daging yang dikonsumsi masyarakat,
baik dari sapi, kambing, maupun domba.
“Hewan-hewan tersebut kita diperiksa
secara fisik, kemudian diberikan obat cacing sesuai dosis yang dianjurkan.
Kemudian beberapa ekor kita suntik untuk pengobatan penyakit kulit dan juga
penyakit menular,” ujarnya.
Sementara itu, peternak sapi asal Desa
Kemloko, Kecamatan Kranggan, Marjoko (47), menyambut baik kegiatan tersebut. Ia
mengaku lebih yakin terhadap kesehatan hewan ternaknya, setelah dilakukan
pemeriksaan.
“Pemeriksaan hewan-hewan, kami sudah
bisa mendeteksi nanti, sapi yang layak untuk bisa dijadikan hewan kurban itu
sapi yang mana saja, jadi yang akan kurban dengan sapi di tempat kami itu
menjadikan aman dan nyaman,” ungkap dia.
Selain pemeriksaan, petugas juga
memberikan edukasi kepada peternak dan pedagang, agar selalu memperhatikan
kesehatan hewan, menjaga kebersihan kandang, serta memberikan pakan berkualitas
tinggi yang kaya nutrisi. Langkah ini penting untuk memastikan hewan tetap
sehat, hingga waktu penyembelihan. (eko/redaksi)











