- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Pembangunan Exit Tol Pattimura Salatiga Jadi Magnet Ekonomi Jateng
Keterangan Gambar: Penandatanganan kontrak jasa pemborongan serta jasa konsultasi pengawasan teknik pekerjaan pembangunan On/Off Ramp Pattimura, Jalan Tol Semarang–Solo pada 2026, di Ruang Rapat Teak Tree Pemkot Salatiga, Rabu (1/4/2026). Dok. Jatengprov.go.id
Manila, infojateng.id - Proyek pembangunan Exit Tol Pattimura semakin mendekati tahap realisasi. Hal itu ditandai dengan penandatanganan kontrak jasa pemborongan serta jasa konsultasi pengawasan teknik pekerjaan pembangunan On/Off Ramp Pattimura, Jalan Tol Semarang–Solo pada 2026, di Ruang Rapat Teak Tree, Rabu (1/4/2026).
Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Direktur
Utama PT Trans Marga Jateng bersama General Manager PT Adhi Karya, disaksikan
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, Forkopimda, Kepala Cabang PT Seecons,
perwakilan Pemerintah Kota, dan DPRD Salatiga.
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan menegaskan,
pembangunan On/Off Ramp Pattimura memiliki nilai strategis bagi kemajuan
daerah.
“Pembangunan On/Off Ramp Pattimura merupakan langkah
strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan konektivitas,
kelancaran mobilitas, efisiensi distribusi, serta membuka peluang investasi dan
meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Robby, seusai acara.
Senada, Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Rajudi
menekankan, proyek itu memiliki dampak yang lebih luas dari sekadar pembangunan
fisik.
“Pembukaan akses Tol Pattimura ini bukan sekadar
menghadirkan jalan baru. Lebih dari itu, ini adalah tentang membuka akses
terhadap berbagai peluang,” ungkap Rajudi.
Dia berharap, dengan terealisasinya akses tol Pattimura, akan muncul pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga pembangunan itu tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga menciptakan dampak jangka panjang bagi masa depan daerah. (eko/redaksi)











