- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Perkuat Sistem Digitalisasi Perpajakan Terintegrasi Dukung UMKM Naik Kelas

Keterangan Gambar : Sekda Jepara Ary Bachtiar memberikan sambutan pada Sosialisasi Perpajakan, Ketenagakerjaan, Literasi Keuangan, dan Akses Permodalan bagi UMKM di Pendopo Kartini, Selasa (31/3/2026).
Jepara, infojateng.id - Hampir di setiap sudut Kabupaten/Kota, roda perekonomian ditopang oleh pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM).
Mereka memiliki kuantitas yang masif, daya juang tinggi, hingga tahan banting bahkan mampu untuk menjadi fondasi di kala ekonomi terguncang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, terus mendukung UMKM naik kelas. Buktinya, bantuan 30 gerobak dan 40 tenda telah diberikan kepada para pelaku UMKM diawal 2026.
Baca Lainnya :
- Progres Sekolah Rakyat di Jepara Capai 26,75 Persen, Ditarget Rampung Juli0
- Bupati Jepara Siapkan Revitalisasi Sekolah dan Madrasah0
- Ahmad Luthfi Minta ASN Tak Kerja Administratif Saja, Tapi Jadi Problem Solver0
- Lampaui Target, SMK NU Lasem Sabet Juara 1 LKS Automobile Technology0
- Polda Jateng Ungkap Investasi Walet Fiktif, Pelaku Raup Aset Puluhan Miliaran0
Selain itu, Pemkab Jepara juga menggelar Sosialisasi Perpajakan, Ketenagakerjaan, Literasi Keuangan, dan Akses Permodalan bagi UMKM di Pendopo Kartini, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan dibuka oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Ary Bachtiar.
Digitalisasi sistem perpajakan terus dikembangkan pemerintah guna meningkatkan kemudahan layanan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Melalui sistem inti perpajakan terbaru bernama Coretax atau Korteks, Direktorat Jenderal Pajak menghadirkan layanan yang lebih terintegrasi, efisien, dan transparan.
Ary Bachtiar mengatakan, kehadiran pelaku UMKM di Jepara memberi warna tersendiri dalam rangka mewujudkan pembangunan berkemajuan. Menurutnya, UMKM dan IKM sebagai penggerak ekonomi daerah.
"Dalam situasi ekonomi yang kadang sulit, banyak sektor yang mengalami tekanan, tetapi UMKM tetap eksis mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di Jepara," terang sekda.
Dari 28 Program Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Jepara, salah satunya UMKM naik kelas. Diharapkan, usaha kecil dan menengah menjadi besar, sehingga mampu menembus pasar nasional serta internasional.
Ditegaskan Ary Bachtiar, banyak tantangan dalam menumbuhkembangkan UMKM.di Jepara. Diantaranya mengenai kualitas produk, pemasaran, akses permodalan, dan juga literasi keuangan atau perpajakan.
"Kita terus mengembangkan UMKM di Jepara. Diera digital ini, Pemkab terus melakukan pendampingan, termasuk legalitas usaha," ujar Ary.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Zamroni Lestiaza menyampaikan, sosialisasi ini diikuti sebanyak 250 pelaku UMKM di Jepara. Di awal 2026 dan untuk pertama kalinya melibatkan sektor mebel.
Zamroni menegaskan, sosialisasi ini akan terus berlanjut setiap bulan. Nantinya akan berganti-ganti sektor, seperti tenun, konveksi, makanan, handicraf, rotan, gerabah, monel, dan yang lainnya.
"Untuk yang pertama ini kita ambil dari sektor mebel dan selanjutnya akan bergantian. Pendampingnya dari Bank yang ada di Jepara juga akan kita rolling," ucapnya.
Pada kesempatan sosialisasi tersebut, dihadiri dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Jawa Tengah, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Jateng Cabang Jepara, Kantor Penyuluh Pajak (KPP) Pratama Jepara. (eko/redaksi)











