- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Polda Jateng - Lapas Kota Semarang Komitmen Tingkatkan Pengamanan dan Cegah Peredaran Narkoba

Keterangan Gambar : Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto saat menerima kunjungan Kalapas Kelas I Semarang Ahmad Tohari di Mapolda Jateng, Rabu (29/4/2026) siang.
Semarang, infojateng.id – Polda Jawa Tengah menerima kunjungan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Semarang Ahmad Tohari di dampingi Kabid Perawatan, Pengamanan dan kepatuhan internal Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah Herliadi beserta staf lainnya, Rabu (29/4/2026) siang.
Kunjungan tersebut dalam rangka memperkuat sinergi
antar instansi penegak hukum.
Rombongan diterima langsung oleh Direktur Reserse
Narkoba Polda Jateng Kombes Pol Yos Guntur bersama Kabid Humas Polda Jateng
Kombes Pol Artanto di ruang kerja Dirresnarkoba Polda Jateng.
Baca Lainnya :
- Polres Kebumen Rotasi Tiga Perwira, Kapolsek Rowokele dan Sruweng Berganti0
- Pelaku Industri di Boyolali Didorong Tembus Pasar Internasional0
- Menteri PPN Dorong Kesejahteraan Peternak Boyolali0
- Bogemanjir Dapat Bantuan Semen dan FABA, Akses Jalan Kian Mulus0
- Resmi Dibuka, TATAH 2026 Angkat Seni Ukir Jepara ke Level Mahakarya0
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, pertemuan
tersebut membahas sejumlah langkah strategis dalam mendukung keamanan serta
peningkatan layanan di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut
adalah penguatan langkah antisipasi dan pencegahan peredaran narkotika yang
berpotensi melibatkan jaringan dari dalam lapas. Hal ini menjadi perhatian
bersama mengingat kompleksitas kejahatan narkoba yang terus berkembang.
Dalam keterangannya, Kombes Pol Artanto menyampaikan,
bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi
antara kepolisian dan pihak lapas.
“Banyak hal yang kami bahas, khususnya dalam
meningkatkan kolaborasi dan kerja sama antara Polda Jateng dengan Lapas
Semarang,” ungkap Artanto.
Ia menegaskan bahwa Polda Jateng siap memberikan
dukungan kepada pihak lapas, terutama dalam upaya deteksi dini serta penguatan
pengamanan, termasuk dalam mencegah peredaran narkotika.
“Kami dari pihak kepolisian siap membackup pihak lapas
guna melakukan deteksi dini dan pengamanan Lapas Semarang, serta kegiatan
lainnya, termasuk langkah-langkah pencegahan peredaran narkoba,” tambahnya.
Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng Kombes Pol Yos
Guntur turut mengapresiasi komitmen bersama yang terjalin antara Polda Jateng
dan Lapas Semarang dalam memperkuat sinergi pemberantasan narkotika.
Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci
dalam menutup celah peredaran narkoba, termasuk yang berpotensi berasal dari
dalam lembaga pemasyarakatan.
“Tidak ada ruang bagi jaringan narkoba, termasuk yang
mencoba beroperasi dari dalam lapas,” tegas Yos Guntur.
Sementara itu, Kalapas Semarang Ahmad Tohari
menyampaikan, bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun
sinergi yang lebih solid dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
“Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi sekaligus
meningkatkan kolaborasi dan kerja sama guna meningkatkan keamanan serta
pelayanan terhadap warga binaan,” ujar Tohari.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa salah satu fokus
kerja sama yang dibahas adalah penguatan Sistem Peradilan Pidana (criminal
justice system), sebagai upaya meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan
terhadap warga binaan di Lapas Semarang.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pengamanan di dalam lapas, tetapi juga mampu menutup celah peredaran narkotika, sehingga lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif dan mendukung proses pembinaan yang optimal. (eko/redaksi)











