- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Resmi Dilantik, AGPAII Berkomitmen Membumikan Al-Qur’an
Keterangan Gambar: Pj Sekda Banjarnegara Tursiman memberikan smabutan pada acara pelantikan pengurus AGPAII Kabupaten Banjarnegara di Pendapa Dipayudha Adigraha, Senin (13/4/2026). Dok. Diskominfo Banjarnegara
Banjarnegara, infojateng.id – Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Banjarnegara resmi memulai babak baru kepengurusan periode 2026-2031.
Di
bawah kepemimpinan ketua terpilih, Yusman, organisasi ini berkomitmen untuk
membumikan Al-Qur’an di Kabupaten Banjarnegara.
Komitmen
ini ditegaskannya usai pelantikan pengurus AGPAII Kabupaten Banjarnegara di
Pendapa Dipayudha Adigraha, Senin (13/4/2026).
Yusman
menyoroti tantangan besar yang dihadapi dunia pendidikan agama islam saat ini,
di mana tingkat literasi Al Quran masih tergolong rendah, bahkan di kalangan
pelajar.
Mengacu
pada riset nasional dari IIQ Jakarta, tercatat sebanyak 72,25 % dari 3.111 umat
Muslim di Indonesia belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Dia melihat angka ini sebagai tantangan sekaligus
peluang dakwah bagi para guru pendidikan agama islam.
Ia
bertekad akan menjalankan amanah dan berupaya menjadikan AGPAII Banjarnegara
sebagai wadah para guru pendidikan agama islam untuk mengoptimalkan peran guru
dalam mewujudkan generasi penerus yang berkahlakul karimah yang mampu membaca
dan mengamalkan nilai-nilai Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.
“Di
Banjarnegara ada 731 guru pendidikan agama islam. Ini adalah kekuatan besar
untuk menjawab tantangan di depan mata. Kita harus berjuang meningkatkan
literasi Al-Qur’an agar generasi penerus tidak hanya mampu membaca, tapi juga
mengamalkan nilainya,” ujarnya.
Senada
dengan hal tersebut, Wakil Ketua DPW AGPAII Jawa Tengah, Untoro mengatakan,
seorang guru harus menjadi teladan bagi anak didiknya. nilai-nilai agama
penting untuk ditanamkan kepada generasi muda dan keteladanan guru adalah kunci
efektivitas pendidikan agama.
“Guru
pendidikan agama islam menjadi ujung tombak dalam pendidikan karakter muridnya.
Guru harus memberikan teladan yang baik agar anak didiknya juga meniru perilaku
yang baik pula,” kata Untoro.
Sementara
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Banjarnegara, Tursiman berharap para pengurus
AGPAII dapat mengemban amanah organisasi dengan baik dan memberikan kontribusi
nyata dalam mendukung pembangunan manusia di Kabupaten Banjarnegara.
Pj
Sekda juga berpesan agar para guru pendidikan agama islam mau berinovasi dan
bekreativitas dalam pembelajaran untuk menciptakan suasana belajar yang
menyenangkan, meningkatkan motivasi, dan mempermudah pemahaman siswa.
“Sehingga
akan semakin menarik dan murid pun pastinya akan lebih mudah memahami.
Harapannya pelajaran agama islam bisa menjadi pelajaran favorit para siswa,”
pungkas Tursiman. (eko/redaksi)











