- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Upaya Taj Yasin Pulihkan Senyum Siswa Korban Sekolah Roboh di Sragen

Keterangan Gambar : Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen menjenguk para korban robohnya atap bangunan kelas di MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen, yang tengah menjalani perawatan di RSUD dr Soehadi Prijonegoro, Kamis (14/5/2026)
Sragen, infojateng.id - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menjenguk para korban robohnya atap bangunan kelas di MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Sambungmacan, Sragen, yang tengah menjalani perawatan di RSUD dr Soehadi Prijonegoro, Kamis (14/5/2026).
Kedatangan tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu untuk
memastikan para korban mendapatkan penanganan medis yang baik, sekaligus
memberi dukungan moral agar tetap semangat kembali bersekolah.
Di ruang perawatan, Gus Yasin menyapa para siswa satu
per satu. Suasana hangat terlihat ketika ia mengajak para korban berbincang
santai. Rekah senyum juga nampak dari para korban.
Baca Lainnya :
- Polda Jateng Salurkan Ratusan Sepatu PDL untuk Dukung Tugas Banser0
- Dua Pelaku Dugaan Kekerasan Seksual di Pracimantoro Ditangkap Polisi0
- Jembatan Merah Putih Presisi di Kendal Permudah Akses Warga Tembelang0
- Polres Wonogiri Serahkan Bantuan Mesin Listrik Tempel untuk Nelayan Waduk Gajah Mungkur0
- AMPB Minta Kejelasan Polisi Soal Tanah Tambahmulyo untuk Bangun RS Bhayangkara Pati0
Sesekali canda dan tawa juga terlontar di antara
mereka. Upaya yang dilakukan oleh Gus Yasin ini tak lain dan tak bukan guna
membantu memulihkan trauma anak-anak pascakejadian.
“Masih berani sekolah to?” tanya Gus Yasin kepada
salah satu siswa korban.
“Berani, Pak,” jawab Juna singkat.
Insiden robohnya atap ruang kelas MTs Muhammadiyah 4
Bulu terjadi pada Selasa, 12 Mei 2026 sekitar pukul 07.30 WIB saat kegiatan
belajar mengajar berlangsung. Akibat kejadian itu, tujuh siswa dan satu guru
mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Hingga Kamis, 14 Mei 2026, lima siswa masih dirawat di
RSUD dr Soehadi Prijonegoro, satu siswa menjalani perawatan di RSI Amal Sehat,
sementara dua korban lainnya telah diperbolehkan pulang.
“Alhamdulillah, kondisinya sudah membaik. Yang penting
sekarang pemulihan traumanya, dan kami pastikan mereka tetap bisa sekolah lagi.
Yang penting anak-anak tetap mau sekolah,” kata Gus Yasin.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov)
Jawa Tengah dan Baznas juga menyalurkan bantuan kepada para korban.
Kepala MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Mualif, mengatakan
robohnya atap terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda sebelumnya. Saat
kejadian, proses pembelajaran sedang berlangsung di dalam kelas.
“Tidak ada tanda apa-apa. Saat jam pelajaran
berlangsung tiba-tiba langsung roboh. Anak-anak yang berada di bagian belakang
sempat kesulitan keluar,” ujar Mualif.
Ia menjelaskan, saat kejadian terdapat 12 siswa dan
seorang guru di dalam kelas. Beruntung, sebagian siswa berada di dekat tembok
sehingga tidak langsung tertimpa reruntuhan bangunan.
“Satu siswa yang dirawat di RSI Amal Sehat mengalami
patah kaki dan sudah menjalani operasi,” kata dia. (eko/redaksi)











