- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
4.181 Pemudik Jateng Serentak Balik ke Jakarta - Bandung Gunakan Bus Gratis Besok

Keterangan Gambar : Sebanyak 4.181 perantau akan diberangkatkan gratis oleh Pemprov Jateng menuju Jakarta dan Bandung menggunakan 84 bus, pada Sabtu (28/3/2026).
Semarang, infojateng.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov)
Jawa Tengah kembali memfasilitasi arus balik Lebaran 2026.
Sebanyak 4.181 perantau yang akan diberangkatkan
gratis menuju Jakarta dan Bandung menggunakan 84 bus, pada Sabtu (28/3/2026),
sebagai langkah konkret menekan risiko kecelakaan sekaligus meringankan beban
pekerja sektor informal.
Program Balik Rantau Gratis 2026 ini
menjadi lanjutan komitmen Pemprov Jateng dalam menghadirkan transportasi aman
dan terjangkau bagi masyarakat, terutama mereka yang bekerja di sektor informal
seperti asisten rumah tangga, buruh, dan pedagang kecil.
Baca Lainnya :
- Kirab Kerbau Bule Jadi Magnet Baru Tradisi Pesta Lomban Syawalan Jepara 20260
- Balik Rantau Gratis Jateng: Di Antara Rindu Kampung dan Harapan di Ibu Kota 0
- Hemat Ongkos, Program Balik Rantau Gratis Pemprov Jateng Disambut Antusiasme Peserta0
- Tanggul Sungai Tuntang Retak, Pemprov Jateng Minta Perbaikan Dipercepat0
- Pascalebaran, Disdukcapil Batang Dipadati Ratusan Pemohon Layanan Kependudukan 0
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa
Tengah, Arief Djatmiko, menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama
dalam pelaksanaan program tersebut.
“Program ini tidak hanya membantu
masyarakat secara ekonomi, tetapi juga menekan potensi kecelakaan di jalan.
Kami pastikan seluruh armada dan pengemudi dalam kondisi laik jalan dan sehat,”
ujar Arief, Jumat (27/3/2026).
Sebanyak 84 armada bus disiapkan, terdiri
dari 76 bus dengan tujuan Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, dan 8 bus
menuju Bandung. Ribuan peserta tersebut diberangkatkan serentak dari berbagai
titik di Jawa Tengah.
Sejumlah lokasi strategis menjadi
titik keberangkatan, di antaranya Asrama Haji Donohudan Boyolali, Terminal
Mangkang Semarang, serta Terminal Bulupitu Banyumas.
Selain itu, beberapa daerah seperti
Magelang, Kendal, Kudus, dan Blora juga menggelar pemberangkatan mandiri.
Tak hanya menyasar pekerja informal,
program ini juga memberi perhatian khusus pada kelompok rentan. Puluhan peserta
dari kalangan lansia dan penyandang disabilitas turut difasilitasi, termasuk
satu penumpang berkebutuhan khusus.
Untuk menjamin keamanan perjalanan,
seluruh bus telah melalui proses ramp check, sementara para pengemudi juga
menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim gabungan dari Dinas Perhubungan dan
Dinas Kesehatan.
Arief menyebut, tingginya minat
masyarakat menjadi indikator kuat bahwa program ini sangat dibutuhkan.
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Ini
menunjukkan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.
Rencananya, Gubernur Jawa Tengah,
Ahmad Luthfi, akan melepas langsung keberangkatan peserta di Asrama Haji
Donohudan Boyolali, yang menjadi salah satu titik utama pemberangkatan.
Program ini diharapkan dapat terus
berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga, seiring meningkatnya kebutuhan
transportasi aman dan terjangkau saat momentum arus balik Lebaran. (eko/redaksi)











