- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Aktivasi IKD di Wonogiri Tembus 40,03 Persen, Lampaui Target Nasional
Keterangan Gambar: Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Wonogiri menembus 40,03 %, dengan 335.236 orang warga memiliki identitas kependudukan. Jumlah itu jauh melebihi target nasional sebesar 30 % untuk setiap wilayah. Dok. Jatengprov.go.id
Wonogiri, infojateng.id - Aktivasi Identitas
Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Wonogiri menembus 40,03 %, dengan
335.236 orang warga memiliki identitas kependudukan. Jumlah itu jauh melebihi
target nasional sebesar 30 % untuk setiap wilayah.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wonogiri, Herdian, saat ditemui di
Kantor Sekretariat Daerah (Setda) setempat, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, capaian itu juga menjadi indikator positif
meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan
berbasis digital.
Herdian mengatakan, pendekatan yang dilakukan untuk meningkatkan
capaian aktivasi IKD di Kabupaten Wonogiri berbeda dengan yang dilakukan
sebelumnya, yang lebih fokus pada kuantitas.
“Berbeda dari pendekatan sebelumnya yang lebih berfokus pada
kuantitas, Disdukcapil Wonogiri kini mengedepankan kualitas layanan melalui
strategi kerja bertajuk ‘start from the end, finishing touch, and cost killer’.
Pendekatan ini menekankan penyelesaian layanan yang tuntas, akurat, serta
efisien dari sisi waktu dan biaya,” jelasnya.
Herdian menjelaskan, pelayanan adminduk tidak hanya soal jumlah
yang dicapai, tetapi bagaimana setiap layanan benar-benar selesai, tepat, dan
memberikan kepuasan bagi masyarakat.
“Kita mulai dari hasil akhir yang diharapkan, lalu memastikan
setiap prosesnya presisi,” imbuhnya.
Selain capaian IKD, sejumlah indikator layanan adminduk lainnya
juga menunjukkan hasil yang sangat baik per 24 Maret 2026, di antaranya
Perekaman KTP-el mencapai 99,99 % dengan sisa 94 penduduk yang belum melakukan
perekaman.
Adapun untuk kepemilikan Akta Kelahiran usia 0–18 tahun telah
mencapai 100 %, dan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) juga 100 %.
Ditambahkan, capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat
Disdukcapil Wonogiri, dalam memberikan layanan administrasi kependudukan yang
menyeluruh dan berkualitas.
“Dengan optimalisasi layanan digital melalui IKD, diharapkan
masyarakat semakin mudah, cepat, dan efisien dalam mengakses dokumen
kependudukan,” tutur Herdian.
Pihaknya berkomitmen, akan terus melakukan inovasi dan penyempurnaan layanan guna menjaga konsistensi kualitas, serta menjawab kebutuhan masyarakat di era digital. (eko/redaksi)











