- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Bupati Magelang Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Daerah
Keterangan Gambar: Bupati Magelang, Grengseng Pamuji pada malam tirakatan menyambut Hari Ulang Tahun ke-42 Kota Mungkid, di MAJT An-Nur, Rabu (26/3/2026) malam. Dok. Jatengprov.go.id
Mungkid, infojateng.id - Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT Kota Mungkid, sebagai sarana introspeksi atas perjalanan pembangunan yang telah dilalui.
Hal itu disampaikan pada malam
tirakatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 Kota Mungkid, di MAJT An-Nur,
Rabu (26/3/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu,
menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam membangun
daerah.
“Di tengah suasana Hari Raya Idulfitri
1447 Hijriah, peringatan HUT Kota Mungkid ini menjadi momen refleksi atas
berbagai capaian yang telah diraih, sekaligus menjadi pengingat bahwa masih
banyak hal yang harus kita tingkatkan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan
masyarakat,” ujar Grengseng.
Menurutnya, peringatan HUT Kota
Mungkid sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan Kabupaten
Magelang yang aman, nyaman, religius, unggul, dan sejahtera.
Untuk itu, diperlukan sinergi antara
pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), dan seluruh elemen
masyarakat.
“Dengan semangat gotong royong,
kebersamaan, dan nilai-nilai religius, insyaallah kita mampu menghadapi
berbagai tantangan ke depan, demi terwujudnya visi dan misi daerah melalui
Program Sapta Cipta,” ajaknya.
Pada kesempatan tersebut, bupati juga
mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar Kota Mungkid dan Kabupaten
Magelang, senantiasa diberi keberkahan, kemajuan, serta dijauhkan dari berbagai
bencana.
“Semoga kita semua diberikan kekuatan
dan keikhlasan untuk terus berkarya, dan mengabdi bagi kemajuan Kabupaten
Magelang,” harapnya.
Sementara Ketua Badan Pengelola MAJT
An-Nuur, Asfuri Muhsis menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman
dan nyaman bagi seluruh masyarakat, khususnya anak-anak.
Dia mengajak masyarakat untuk lebih
peduli terhadap lingkungan sekitar, serta aktif menjaga keamanan dan
ketertiban.
“Kami berharap lingkungan kita menjadi
tempat yang aman, nyaman, dan terlindungi dari berbagai ancaman, termasuk
kekerasan dan tindak kejahatan. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” jelas
Asfuri.
Menurutnya, budaya gotong royong dan kepedulian
sosial harus terus diperkuat, agar tercipta lingkungan yang harmonis dan layak
bagi semua.
“Dengan kebersamaan, kita bisa
membangun kota yang lebih baik. Upaya kecil yang dilakukan bersama akan
memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” kata dia.
Ditambahkan, sejumlah upaya serupa
mulai diterapkan di beberapa daerah seperti Yogyakarta dan Semarang, yang dapat
menjadi referensi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik di Kabupaten
Magelang.
Malam
tirakatan ini berlangsung khidmat dengan doa bersama, sebagai wujud rasa syukur
sekaligus harapan agar Kota Mungkid semakin maju, berkembang, dan memberikan
manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. (eko/redaksi)











