- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Jepara Catatkan Kinerja Positif, Pendapatan Daerah 2025 Lampaui Target
Keterangan Gambar: Bupati Jepara Witiarso Utomo dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, yang digelar di Graha Paripurna DPRD Jepara, Kamis (26/3/2026).
Jepara, infojateng.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mencatat kinerja positif
dalam pengelolaan keuangan daerah Tahun Anggaran 2025.
Hal ini disampaikan Bupati Jepara Witiarso Utomo
dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan
Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, yang digelar di Graha Paripurna
DPRD Jepara, Kamis (26/3/2026).
Bupati menyampaikan target Pendapatan Daerah
tahun 2025 sebesar Rp2,53 triliun berhasil terealisasi sebesar Rp2,61 triliun
atau mencapai 103,32 %.
“Capaian ini merupakan cerminan optimalisasi
pengelolaan sumber-sumber pendapatan daerah, baik dari Pendapatan Asli Daerah
(PAD), pendapatan transfer, maupun lain-lain pendapatan daerah yang sah,” ujar
Witiarso.
Lebih lanjut dijelaskan, realisasi PAD
menunjukkan performa yang sangat baik, yakni mencapai 108,32 %. Dari target
sebesar Rp601 miliar, terealisasi hingga lebih dari Rp651 miliar. Angka ini
juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 31 % dibandingkan realisasi tahun
2024.
Sementara itu, pendapatan transfer terealisasi
sebesar Rp1,95 triliun atau 101,71 persen dari target Rp1,9 triliun. Adapun
lain-lain pendapatan daerah yang sah tercatat sebesar Rp12,3 miliar atau 110,92
%n, yang bersumber dari pendapatan hibah.
Di sisi belanja, anggaran sebesar Rp2,79 triliun
terealisasi Rp2,57 triliun atau 92,37 %.
Menurut bupati, capaian ini menunjukkan komitmen
pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara efektivitas pelaksanaan
program dengan prinsip efisiensi dan kehati-hatian.
“Ini merupakan bentuk upaya kami dalam
memastikan pengelolaan keuangan daerah tetap sehat, efektif, dan akuntabel,”
jelas Witiarso.
Pada pos pembiayaan daerah, penerimaan
pembiayaan yang dianggarkan sebesar Rp259,9 miliar terealisasi Rp258,2 miliar
atau 99,32 %.
Sementara itu, Ketua DPRD Jepara Agus Sutisna
turut memberikan tanggapan positif atas penyampaian LKPJ tersebut.
Ia menyampaikan capaian kinerja keuangan daerah
patut diapresiasi, khususnya dalam peningkatan PAD dan realisasi pendapatan
yang melampaui target.
Ia menambahkan, DPRD juga akan melakukan
pengawasan untuk memastikan seluruh program dan penggunaan anggaran benar-benar
berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Ujungnya agar pelaksanaan pembangunan di
Kabupaten Jepara dapat berjalan stabil dan berkelanjutan," tandasnya. (eko/redaksi)











