- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Cegah Perundungan Digital Lewat Nobar Film Cyberbullying

Kendal, infojateng.id - Dalam upaya memperkuat karakter generasi muda di tengah pesatnya arus digital, Polres Kendal bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal menggelar sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui media kreatif.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk nonton bareng
(Nobar) film edukasi berjudul "Cyberbullying" ini berlangsung di
Bioskop NSC Kendal pada Rabu (13/5/2026).
Acara ini merupakan implementasi nyata dari Perpres
Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Langkah ini diambil
sebagai respons terhadap surat Disdikbud Kabupaten Kendal Nomor
400.3.5.3/8340/Disdikbud terkait urgensi edukasi karakter bagi pelajar.
Baca Lainnya :
- Polda Jateng Bongkar Korupsi Kredit Topengan BPR Purworejo, Kerugian Negara Capai Rp41,3 Miliar0
- Polres Kendal-Lapas Perkuat Sinergi Jaga Gangguan Kamtibmas0
- Polisi Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual Berkedok Ritual Kehamilan di Sukolilo Pati0
- Operasi Rokok Ilegal Sasar 16 Kecamatan di Jepara, Sita 700 Batang Tanpa Pita Cukai0
- Menjelang Waisak 2026, Momentum Kerek Ekonomi Kawasan Candi Borobudur0
Kegiatan dihadiri langsung oleh Kasat Binmas Polres
Kendal AKP Agus Supriyadi serta jajaran Kepala Sekolah dan guru pendamping dari
12 kecamatan, mulai dari wilayah Kendal Kota, Brangsong, hingga Rowosari.
Dalam arahannya, AKP Agus menekankan pentingnya bagi
para siswa untuk memiliki kecerdasan emosional dan etika dalam berinteraksi di
ruang digital.
"Media sosial adalah pedang bermata dua. Melalui
film ini, kita ingin para siswa melihat langsung dampak psikologis dari
perundungan digital. Harapannya, mereka bisa lebih bijak dan bertanggung
jawab," ujarnya.
Film "Cyberbullying" yang diputar secara
khusus ini menggambarkan realitas pahit dampak negatif perundungan di dunia
maya. Peserta diajak memahami pentingnya peran pengawasan orang tua dan guru, serta
bagaimana membangun ketahanan mental bagi korban.
Peserta yang terdiri dari pelajar SD dan SMP tampak
antusias mengikuti alur cerita yang sarat akan pesan moral tersebut. Melalui
visualisasi ini, nilai-nilai disiplin, etika, dan tanggung jawab sosial
diharapkan lebih mudah meresap ke dalam sanubari para siswa dibandingkan
sekadar teori di dalam kelas.
Hingga akhir pemutaran film, kegiatan berlangsung
dengan tertib, lancar, dan aman. Sinergi antara kepolisian, instansi
pendidikan, dan pihak sekolah ini diharapkan mampu menekan angka kasus
perundungan digital di lingkungan sekolah serta menciptakan lingkungan belajar
yang sehat dan suportif bagi generasi emas Kabupaten Kendal. (eko/redaksi)











