- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Dari Jeda Kompetisi, Misi 9 Hari Persijap Jepara Menuju Kediri
Keterangan Gambar: Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos pada sesi latihan di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Jumat (27/3/2026).
Semarang, infojateng.id - Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, menyampaikan perkembangan terbaru kondisi tim usai jeda kompetisi, Jumat (27/3/2026).
Pada sesi latihan, Mario menyampaikan,
bahwa pada masa libur memberikan dampak positif bagi para pemain, baik secara
mental maupun fisik, sehingga tim kini kembali dalam kondisi segar untuk
menghadapi sisa musim kompetisi.
Ia menegaskan bahwa Persijap siap
“mendorong dan berjuang” maksimal dalam dua bulan terakhir musim ini.
Saat ini, tim masih memiliki waktu
sekitar 9 hari sebelum pertandingan berikutnya, yang akan dimanfaatkan secara
optimal untuk memastikan para pemain berada dalam kondisi terbaik, dari sisi
kebugaran fisik maupun kesiapan taktik.
Fokus utama tim pelatih adalah membawa
skuad mencapai hari pertandingan dalam kondisi sempurna, dengan target jelas
meraih tiga poin saat bertandang ke markas Persik Kediri, Brawijaya Stadium
pada 6 April 2026 mendatang.
"Kami masih punya sembilan hari
sebelum pertandingan berikutnya. Fokus kami adalah memastikan tim mencapai hari
pertandingan dalam kondisi terbaik, dari sisi kebugaran maupun kesiapan mental
serta taktik" ujar Mario.
Selain itu, Mario juga menyoroti
evaluasi dari pertandingan sebelumnya. Ia mengakui tim sempat kebobolan dua gol
ketika mewalan PSIM, sehingga diperlukan beberapa penyesuaian dalam aspek
pertahanan.
Namun di sisi lain, ia melihat banyak
hal positif, seperti kemampuan tim bangkit di babak kedua, mencuri poin di laga
tandang, serta produktivitas dengan mencetak tiga gol.
Evaluasi tersebut kini langsung
diterapkan dalam sesi latihan, dengan harapan Persijap tampil lebih solid dan
efektif saat kembali bertanding melawan Persik Kediri. (eko/redaksi)











