- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Pembukaan Formasi CASN 2026 Pemprov Jateng, Sekda Tegaskan Masih Lakukan Kajian

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno dalam kegiatan halalbihalal di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (25/3/2025).
Semarang, infojateng.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah belum menerima kepastian terkait pembukaan formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026.
Hingga kini, pemprov masih berada pada
tahap awal pengkajian kebutuhan pegawai yang akan diusulkan ke pemerintah
pusat.
Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah
(Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, usai kegiatan halalbihalal di Kantor Gubernur
Jawa Tengah, Rabu (25/3/2025).
Baca Lainnya :
- Pemudik Rasakan Hasil Geliat Pembangunan di Jawa Tengah0
- Kalangan Difabel Temui Wagub Jateng, Sampaikan Harapan Mulai Akses Kerja Hingga BPJS0
- 284 Posisi Perangkat Desa Kosong, Pemkab Batang Pacu Rekrutmen Sebelum Pilkades0
- Gubernur Jateng Masih Kaji Penerapan WFH Bagi ASN0
- Halalbihalal Pemprov Jateng, Ruang Silaturahmi Beragam Latar Belakang0
“Belum ada informasi pembukaan CASN.
Kita baru diminta untuk mengkaji kebutuhan formasi yang akan diusulkan,” ujar
Sumarno.
Saat ini pihaknya baru diminta
melakukan pendataan kebutuhan formasi. Hasil kajian tersebut nantinya akan
menjadi dasar usulan ke pemerintah pusat.
Terkait isu efisiensi anggaran yang
disebut-sebut berpotensi meniadakan formasi CASN tahun ini, Sumarno menegaskan
bahwa kewenangan sepenuhnya berada di pemerintah pusat.
Pemerintah daerah, kata dia, hanya
bertugas menghitung dan mengusulkan kebutuhan riil pegawai.
“Penetapan ada atau tidaknya formasi
CASN itu dari pusat. Daerah hanya mengkaji kebutuhan sesuai kondisi di
lapangan,” tegasnya.
Saat ini, Pemprov Jateng juga belum
merinci secara pasti jumlah kebutuhan pegawai tahun ini. Salah satu faktor
utama yang menjadi perhatian adalah adanya pegawai yang memasuki masa pensiun.
Sumarno menjelaskan, konsep pengisian
kebutuhan pegawai mengarah pada prinsip “zero growth”, yakni jumlah pegawai
baru diupayakan seimbang dengan jumlah pegawai yang pensiun.
“Kita masih mendata kebutuhan,
terutama untuk mengisi pegawai yang pensiun. Supaya konsep zero growth itu bisa
terpenuhi,” jelasnya.
Dari sisi kebutuhan sektoral, tenaga
pendidik masih menjadi yang terbesar di lingkungan Pemprov Jawa Tengah.
Jumlah guru tercatat mendominasi
dibandingkan instansi lainnya.
“Kalau jumlah pegawai terbanyak itu
guru, hampir sekitar 25 ribu tenaga pendidik,” pungkasnya. (eko/redaksi)











