- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Jalan, Jelang Mudik Lebaran Dipastikan Mantap

Keterangan Gambar : Gubernur Jateng Ahmad Luthfi terjun ke lapangan mengecek progres perbaikan jalan.
Semarang, infojateng.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mengebut perbaikan jalan di wilayahnya jelang mudik lebaran 2026. Selama tiga bulan terakhir, sekitar 106 titik atau ruas jalan diperbaiki dan dibangun. Ratusan titik tersebut tersebar di 35 kabupaten/kota.
Di antaranya ada tiga preservasi ruas jalan yang dicek dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, pada Jumat (13/2/2026).
Baca Lainnya :
- Gunakan Teknologi Pertanian, Petani di Rembang Raup Untung Rp30 Juta per Hektare0
- Bikin Bangga, Kawasan Industri-KEK Dongkrak Ekonomi Jawa Tengah 5,37 Persen0
- Perkuat Sektor Pariwisata Jateng, Kiprah Pengusaha Hotel dan Restoran Digenjot0
- Tangani Banjir Pekalongan, Pemprov Jateng Kerahkan Pompa hingga Salurkan Logistik Ratusan Juta0
- Relokasi Korban Tanah Gerak Tegal Dikebut, Pemprov Jateng Kaji Geologi Lahan Huntara0
Tiga ruas jalan tersebut meliputi ruas Brigjend Sudiarto Semarang dengan panjang 3,2 kilometer, ruas Semarang—Godong kurang lebih 2 kilometer, dan ruas Weleri—Patean sepanjang 1,8 kilometer. Total anggaran preservasi tiga ruas jalan tersebut sekitar Rp77 miliar.
"Untuk provinsi Jawa Tengah, periode triwulan terakhir kita mempunyai hampir 106 paket yang nilainya adalah Rp676 miliar, dan ini sudah selesai," kata Luthfi.
Dikatakan Luthfi, preservasi tersebut tidak hanya untuk pemantapan kondisi jalan, tetapi juga akan menghubungkan lalu lintas perekonomian wilayah. Terhitung hari ini pemantapan jalan provinsi sudah 94 %.
Namun, hujan dengan curah tinggi yang berlangsung beberapa pekan terakhir mengakibatkan banyak jalan yang berlubang.
Untuk itu, Luthfi memerintahkan agar lubang-lubang jalan itu ditambal, sehingga jelang arus mudik lebaran nanti kondisinya kian mantap.
Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk membuka layanan laporan jalan rusak secara online. Layanan tersebut terbuka selama 1x24 dan langsung ditanggapi saat itu juga.
"Ini penting agar jalan provinsi bisa terpantau. Untuk kabupaten/kota sudah saya arahkan untuk ikut serta menambal jalan lubang. Sarana prasarana jalan ini menjadi prioritas utama," katanya.
Sebelumnya, Luthfi juga menyampaikan, pemantapan infrastruktur jalan tidak hanya menyangkut aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjaga pergerakan ekonomi dan iklim investasi di daerah.
Ia menjelaskan, konektivitas jalan yang baik menjadi prasyarat utama kelancaran distribusi barang, mobilitas tenaga kerja, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Terutama pada momentum meningkatnya pergerakan orang dan barang menjelang Hari Raya.
Luthfi menegaskan, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jalan menjelang Idulfitri dan puncak arus mudik, sesuai dengan roadmap (peta jalan) pembangunan infrastruktur yang telah ditetapkan. (eko/redaksi)











