- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Pesan Gubernur Luthfi kepada Kader Banser saat Susbanpim

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Susbanpim Angkatan VIII di Pusdik Binmas, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (13/5/2026).
Kabupaten Semarang, infojateng.id - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri acara Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII di Pusdik Binmas, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (13/5/2026).
Menurut dia, keberadaan Barisan Ansor Serbaguna (Banser)
memiliki peran penting di wilayahnya. Mulai dari pencegahan intoleransi dan
radikalisme, kegiatan sosial, hingga bantuan kebencanaan.
”Di tengah kondisi global yang tidak menentu ini,
Banser berperan sebagai pendingin agar masyarakat tidak panas," kata
Luthfi.
Baca Lainnya :
- Haru Rohmiyati Dapat Bantuan RTLH dari Pemprov Jateng0
- Semangat Gotong Royong Demi Wujudkan Rumah Layak di Jateng0
- Tambang Andesit Disulap Jadi Agrowisata, Reklamasi Hijau di Kabupaten Semarang Jadi Contoh0
- Di Hari Bumi, Wagub Jateng Minta Percepatan Transisi Energi Baru Terbarukan0
- Jangan Main-main, Gubernur Luthfi Ancam Tindak Tegas Pengusaha Tambang Nakal0
Ia menjelaskan, Susbanpim yang diselenggarakan
tersebut bukan sekadar pelatihan organisasi dan kepemimpinan, melainkan
membentuk kader-kader yang memiliki karakter yang berpegang pada ahlussunah wal
jamaah.
Dalam kesempatan itu, Ia berpesan kepada para kader
Banser agar memiliki kedisiplinan, loyalitas, berwawasan kebangsaan, berjiwa
kepemimpinan, dan siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ahmad Luthfi juga menyampaikan bahwa tantangan yang
dihadapi ke depan semakin besar. Di antaranya arus disinformasi dan hoaks di
media sosial dapat memicu kesalahpahaman bahkan konflik horizontal; ancaman
radikalisme, intoleransi, dan politik identitas juga masih menjadi pekerjaan
bersama; juga potensi bencana di Jateng cukup tinggi. Mulai dari banjir,
longsor, rob, hingga aktivitas gunung api.
Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin
mengatakan tidak ada peradaban dan organisasi maju tanpa membangun sumber daya
manusia. Transformasi kaderisasi Ansor menjadi salah satu cara untuk
peningkatan sumber daya manusia.
"Ke depan sahabat Ansor berdaya guna dan
bermanfaat dengan segala kemampuan untuk pribadi, keluarga, dan masyarakat di
daerahnya. Juga beradaptasi dengan perubahan lokal," kata Addin. (eko/redaksi)











