- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Ratusan Usulan Program Bupati Ngantor di Desa Tuntas di 2025, Sisanya Tahun Ini

Keterangan Gambar : Bupati Jepara, Witiarso Utomo dalam kegiatan Halalbihalal Forkopimcam, Petinggi, Carik, dan Ketua BPD se-Kecamatan Kedung, Nalumsari, dan Mayong, Rabu (15/4/2026).
Jepara, infojateng.id - Suasana kebersamaan dan semangat kolaborasi terasa kuat dalam kegiatan Halalbihalal Forkopimcam, Petinggi, Carik, dan Ketua BPD se-Kecamatan Kedung, Nalumsari, dan Mayong, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk
mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mendorong
pembangunan yang berkelanjutan.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan bahwa
salah satu program unggulan yang memberikan dampak signifikan adalah program
“Bupati Ngantor di Desa”. Program ini dinilai mampu membedah potensi wilayah
secara tematik dan spesifik, sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai
persoalan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Akomodiasi Nyaman - Transportasi Lancar, Guru Besar UI Puji Pelaksanaan Haji 20240
- Ketahanan Pangan Jadi Kunci Stabilitas Kamtibmas di Demak0
- Miliki Asrama Baru, Atlet Paralympic Jateng Ditantang Cetak Prestasi Dunia 0
- BPBD Jateng Gercep Tangani Banjir Solo Raya, Evakuasi Hingga Kebut Pompanisasi0
- Jelang Iduladha, Gubernur Luthfi Minta Layanan Healing Diintensifkan0
“Dari 672 usulan masyarakat yang masuk melalui
program ini, sebanyak 217 usulan telah berhasil diselesaikan pada tahun 2025.
Sisanya akan kita tuntaskan di tahun ini,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata
bahwa konektivitas dan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Jepara dengan
pemerintah desa semakin solid. Dampaknya pun terlihat pada sejumlah indikator
makro daerah yang menunjukkan tren positif.
“Pertumbuhan ekonomi kita meningkat signifikan
menjadi 5,91 persen. Tingkat kemiskinan juga berhasil ditekan dari 6,09 persen
menjadi 5,79 persen,” tambah Witiarso.
Dalam sektor infrastruktur, Pemkab Jepara terus
menggenjot pembangunan melalui program “OTW Jepara Mulus”, yang telah
merealisasikan pemeliharaan jalan sepanjang 421,84 kilometer di seluruh wilayah
kabupaten.
Secara khusus, bupati juga mengapresiasi
Kecamatan Kedung atas dukungannya terhadap peningkatan layanan kesehatan.
Hal ini ditunjukkan melalui penguatan fasilitas
Pustu serta pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Puskesmas
Kedung guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Sementara itu, Kecamatan Nalumsari dinilai
memiliki potensi besar di sektor pertanian dan ekonomi kreatif. Luas panen padi
yang mencapai 2.652 hektar serta produksi buah-buahan yang melimpah menjadi
kekuatan utama.
Selain itu, industri furnitur ukir seperti
gebyog dan destinasi wisata seperti Wana Wisata Sreni Indah turut menjadi daya
tarik tersendiri.
Bupati pun mendorong para petinggi desa untuk
terus berinovasi dalam mengelola potensi tersebut melalui Badan Usaha Milik
Desa (BUMDes) agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, Kecamatan Mayong juga menunjukkan
geliat ekonomi yang menjanjikan. Industri genteng dan gerabah di Mayong Lor
yang telah melegenda, sentra konveksi, hingga potensi agrowisata seperti Wisata
Tengah Sawah menjadi aset penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Melalui momentum Halalbihalal ini, bupati
berharap seluruh elemen pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa dapat terus
memperkuat kolaborasi, menjaga kekompakan, serta bersama-sama mewujudkan
pembangunan Jepara yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. (eko/redaksi)











