- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
MTs Matholi\'ul Huda Bugel Siapkan Santri Intelektual Melalui Banyak Prestasi
Keterangan Gambar: MTs Matholi'ul Huda Bugel, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara meraih juara umum pada ajang Tsamaco V 2026 beberapa waktu lalu.
Jepara, infojateng.id - Madrasah Tsanawiyah (MTs) Matholi’ul Huda Bugel Kedung Jepara mempersiapkan dan mencetak peserta didiknya menjadi santri yang memiliki kecerdasan intelektual yang memadai.
Hal tersebut disampaikan Kepala MTs Matholi’ul Huda
Bugel, Abdul Mutholib di sela-sela persiapan muwadda’ah murid kelas IX Angkatan
46 tahun ajaran 2025-2026 pada Kamis (21/5/2026).
“Alhamdulillah, pada tahun ajaran 2025-2026 ini MTs
Matholi’ul Huda Bugel memperoleh prestasi akademik yang membanggakan dengan
menjadi juara umum Tsanawiyah Ma’arif Competition (Tsamaco) yang
diselenggarakan LP Ma’arif PCNU Kabupaten Jepara pada Januari 2026 lalu”, kata
Pak Tholib, sapaan akrab Abdul Mutholib.
Prestasi akademik pada Tsamaco 2026 diraih oleh Esyqee
Ahmad Kevin Natheq (Juara I Mapel IPA), Cantika Riska Dwi Purwanti (Juara I
Bahasa Indonesia), Nur Aini (Juara I Fiqih), Nadya Safinatuzzahro (Juara II
Bahasa Inggris), Aulia Nurussafitri (Juara II IPS), Machya Nayshela Al Ikromi
(Juara III Bahasa Arab). Thalita Zafiratur Rohmah (Juara III Qur’an hadits),
Isnailah Iffatul Mufidah (Juara Harapan I Matematika), Nazla Salsabila (Juara
Harapan I Ke-NU-an) dan Alies Ilma Hawa (Juara Harapan II Sejarah Kebudayaan
Islam).
Prestasi akademik yang sangat membanggakan tingkat
provinsi Jawa Tengah diperoleh Isnailah Iffatul Mufidah dengan menjadi juara
III Matematika pada ajang Olimpiade Sains, Kreativitas dan Aksi Siswa (OSKREA)
pada 17 Januari 2026 di SMA Nasima Semarang.
Pada OSKREA sebelumnya pada 15 Februari 2025 di SMA
Nasima Semarang, Esyqee Ahmad Kevin Natheq yang saat itu masih duduk di kelas
VIII telah berhasil menyabet juara I Oliampiade Sains bidang IPA.
Prestasi tertinggi di tingkat provinsi Jawa Tengah
juga diraih Esyqee Ahmad Kevin Natheq dengan menyabet juara 1 SMASA Olympiad
bidang IPA dalam ajang STRATOSFER pada 23 April 2026 lalu di SMA Negeri 1
Kudus.
Prestasi akademik tingkat provinsi Jawa Tengah bidang
IPA juga pernah diraih oleh Esyqee Ahmad Keving Natheq pada saat masih duduk di
kelas VIII dengan meraih juara I Mapel IPA dalam OSKANU III yang
diselenggarakan LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah pada 10-12 September 2024.
“Di samping prestasi akademik, murid MTs Matho’liul
Huda Bugel juga meraih prestasi non-akademik pada ajang Pekan Olah Raga dan
Seni Ma’arif (PORSEMA) yang diselenggarakan LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah dengan
menjadi juara I penulisan biografi tokoh lokal yang diraih Alies Ilma Hawa dan
juara III Kaligrafi atas nama Fatichatus Sa’adah,” tambah Mutholib.
Lebih lanjut, Mutholib juga memaparkan prestasi di
bidang olah raga, antara lain: Juara II Panahan Putri dalam POPDA Jepara
November 2025 atas nama Kanaya Fatin, Juara I Bulu Tangkis Putri atas nama
Zifara Najia Husna dan Juara IV Bulu Tangkis Putra yang diraih Muhammad Rafat
Ali Rizvi dalam Eska Songo Cup 2026 di SMK Walisomgo Februari 2026 lalu.
Pihaknya berharap, dengan berbagai prestasi yang
diraih murid MTs Matholi’ul Huda Bugel bisa menjadi pertimbangan bagi orang tua
lulusan MI dan SD tahun 2026 ini untuk menyekolahkan di MTs Matholi’ul Huda.
“Insya Allah kami siap memperoleh amanah dari orang tua/ wali murid dengan mendidik murid kami menjadi generasi masa depan yang mempunyai karakter santri, berakhlaqul karimah dan memiliki kecerdasan intektual yang mumpuni,” pungkas Mutholib. (eko/redaksi)











